Tambahan Satu Armada KA Hanya Melayani saat Akhir Pekan

SEMAKIN BANYAK: Salah satu KA melintas di Stasiun Pasuruan, beberapa waktu lalu. Kini, Daop 9 Jember menambah satu armada KA dari tiga menjadi empat KA. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Jumlah armada kereta api (KA) di wilayah Daop 9 Jember yang beroperasi bulan ini akan semakin banyak. Itu, setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember akan mengoperasikan kembali KA Wijaya Kusuma. Namun, KA ini hanya akan melayani penumpang saat akhir pekan.

Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Bawono mengatakan, pengoperasional kembali KA Wijaya Kusuma membuat armada KA di Daop 9 Jember yang beroperasi bertanbah menjadi empat KA. Tiga KA lainnya adalah KA Tawangalun, Probowangi, dan Sritanjung, yang sudah beroperasi sejak pertengahan Juni lalu. KA Sritanjung ini beroperasi pada akhir pekan.

Daop 9 Jember telah melayani pengguna KA sebanyak 22.916 dengan rincian 5.242 penumpang pada Juni dan 17.674 penumpang pada Juli. Animo penumpang yang cukup meningkat pada bulan lalu membuat Daop 9 kembali mengoperasikan KA Wijaya Kusuma. Kebijakan ini sewaktu-waktu juga bisa berubah dan tidak menutup kemungkinan ke depan jumlah KA yang beroperasi akan semakin bertambah.

“Ini bergantung kondisi di lapangan. Jika animo masyarakat pengguna KA tinggi, kami akan menambah jumlah armada. Namun, kami pastikan pengoperasionalan kembali KA Sritanjung tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya.

Mahendro menjelaskan, penumpang harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid 19 dan selalu mematuhi protokol kesehatan jika hendak menumpang KA. Seperti menggunakan masker dan face shield di areal stasiun dan di dalam KA. Untuk pemesanan tiket, penumpang bisa memesan secara online atau bisa langsung ke stasiun.

“Secara umum penumpang harus dalam kondisi sehat dan mematuhi aturan protokol kesehatan. Jika ada penumpang yang kedapatan sakit dan suhu tubuhnya tinggi atau tidak membawa masker, maka tidak diizinkan melanjutkan perjalanan. Dan tiket dikembalikan 100 persen,” ujar Mahendro. (riz/rud)