Donor Minim, PMI Kota Pasuruan Sering Kekurangan Stok Darah

PURWOREJO, Radar Bromo – Masyarakat yang mendonorkan darahnya di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pasuruan, belum normal. Sejak pandemi Covid-19, donor darah memang berkurang drastis. Akibatnya, batas aman stok darah sulit terpenuhi.

Ketua PMI Kota Pasuruan Djoni Agung mengatakan, jumlah donor setiap harinya sangat sedikit. Hanya antara 3 hingga 5 orang. Minimnya jumlah donor membuat persediaan darah tidak stabil. Bahkan, sering stok darah tidak ideal. Seharusnya, dalam sehari minimal ada 15 hingga 20 kantong darah.

“Dalam beberapa bulan terakhir, stok darah sering krisis. Bahkan, pernah sampai kosong,” ujarnya. Kemarin, persediaan darah di PMI Kota Pasuruan sangat menipis. Golongan B dan AB hanya tersisa 1 kantong; darah A ada 6 kantong, dan golongan darah O ada 25 kantong.

“Kalau sudah krisis seperti sekarang, kami lakukan upaya jemput bola kepada donor melalui komunitas, instansi, atau masyarakat umum,” ujar Djoni. (tom/rud)