alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Anggaran Pemeliharaan PJU Kota Pasuruan Naik Jadi Rp 1 M

GADINGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk merawat lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT PJU pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Muhammad Yusuf mengungkapkan, anggaran pemeliharan PJU naik. Pada 2020, nilainya hanya Rp 688 juta. Sekarang menjadi Rp 1 miliar. Kenaikan anggaran ini terjadi karena pemkot menambah jumlah titik baru PJU tahun ini.

“Rencananya, kami akan memasang PJU baru di 135 titik. Kami tambah anggaran untuk pemeliharaan karena jumlah PJU juga terus bertambah setiap tahun,” ungkapnya.

Yusuf menjelaskan, anggaran ini disiapkan untuk membeli komponen PJU sebanyak 34 item. Seperti lampu LED, timer, hingga regulator. Penggunaan item ini juga tidak harus habis terpakai, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan bergantung pada kerusakan di lapangan.

Jika ditemukan PJU padam, lampu LED-nya akan diganti. Namun, jika tiangnya patah, maka tiang yang akan diganti dengan yang baru. Meski demikian, penggunaan komponen ini bersifat pemeliharaan rutin. Jadi, hanya dipakai saat dibutuhkan.

”Ada tim yang terus mobile. Jika memang ditemukan PJU yang membutuhkan perbaikan, pasti langsung diperbaiki,” sebut Yusuf. (riz/far)

GADINGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar untuk merawat lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalur perkotaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT PJU pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Muhammad Yusuf mengungkapkan, anggaran pemeliharan PJU naik. Pada 2020, nilainya hanya Rp 688 juta. Sekarang menjadi Rp 1 miliar. Kenaikan anggaran ini terjadi karena pemkot menambah jumlah titik baru PJU tahun ini.

“Rencananya, kami akan memasang PJU baru di 135 titik. Kami tambah anggaran untuk pemeliharaan karena jumlah PJU juga terus bertambah setiap tahun,” ungkapnya.

Yusuf menjelaskan, anggaran ini disiapkan untuk membeli komponen PJU sebanyak 34 item. Seperti lampu LED, timer, hingga regulator. Penggunaan item ini juga tidak harus habis terpakai, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan bergantung pada kerusakan di lapangan.

Jika ditemukan PJU padam, lampu LED-nya akan diganti. Namun, jika tiangnya patah, maka tiang yang akan diganti dengan yang baru. Meski demikian, penggunaan komponen ini bersifat pemeliharaan rutin. Jadi, hanya dipakai saat dibutuhkan.

”Ada tim yang terus mobile. Jika memang ditemukan PJU yang membutuhkan perbaikan, pasti langsung diperbaiki,” sebut Yusuf. (riz/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/