Dua KUB di Lekok Dapat Hibah Alat Tangkap

BANGIL, Radar Bromo – Merebaknya Coronavirus Disease (Covid-19) membuat sejumlah anggaran dialihkan. Namun, hibah alat tangkap untuk nelayan di Kabupaten Pasuruan dipastikan tetap turun. Tahun ini hibah yang turun untuk 2 Kelompok Usaha Besama (KUB) nelayan di Kecamatan Lekok.

Kepala Bidang Kenelayanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, setelah pandemi merebak, kepastikan hibah sempat di-pending.

“Namun, ternyata tahun ini tetap diberikan. Dari 3 kelompok nelayan yang kami usulkan, yang diterima ada 2 KUB yang turun dari Provinsi Jawa Timur,” terang Alamsyah.

Dikatakannya, pemberian hibah alat tangkap ini akan diberikan dalam minggu ini. Terkait besarannya alat tangkap per KUB, nantinya tergantung dari provinsi. Namun, biasanya masing-masing KUB mendapatkan 30 alat tangkap jaring grill net atau bubu.

Dua KUB yang tahun ini mendapatkan hibah adalah KUB nelayan di Desa Tambaklekok dan Desa Jatirejo, semuanya di Kecamatan Lekok. Dikatakan bahwa bantuan alat tangkap ini masih ditujukan kepada nelayan yang sudah memakai alat tangkap ramah lingkungan.

Selain itu, juga wajib memiliki Kartu Usaha Perikanan (Kusuka) yang sudah terdata di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Tahun lalu hibah turun untuk 3 KUB. Masing-masing KUB mendapatkan 30 alat tangkap jaring grill net. “Alhamdulliah, tahun ini tetap ada bantuan alat tangkap, dan harapannya bisa membantu biaya modal melaut bagi nelayan di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya. (eka/mie)