alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Warung di Pasuruan Buka Sore, Tempat Hiburan Tutup Sebulan Penuh

PASURUAN, Radar Bromo – Selama bulan Ramadam tahun ini, pengusaha rumah makan di Kabupaten Pasuruan tidak boleh buka. Khususnya pagi sampai siang.

Aturan itu merupakan keputusan bersama yang dikeluarkan Pemkab Pasuruan, Forkopimda, dan Ormas setempat. Sejumlah hal diatur dalam keputusan bersama itu.

Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, kesepakatan bersama itu mengatur beberapa poin. Di antaranya, saling menghormati antara yang puasa dan tidak puasa; menjaga kerukunan hingga tadarus Alquran.

“Ada sekitar 21 poin hasil kesepakatan bersama. Ini untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” kata Anang saat mendampingi bupati.

Selain itu, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi selama bulan Ramadan. Seperti dilarang konvoi, balap motor liar, dan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Termasuk, dilarang menyediakan dan atau berjualan makanan dan minuman pada pagi hari dan siang hari.

“Jadi, pengusaha rumah makan, restoran, depot, warung, dan sejenisnya tidak boleh buka. Artinya, pagi hingga pukul 15.00 tutup. Setelah itu boleh buka untuk persiapan berbuka,” tuturnya.

Selain itu, sejumlah tempat hiburan dilarang beraktivitas selama sebulan penuh. Mulai biliar, persewaan PlayStation, pijat kebugaran, dan sejenisnya. Lalu, masyarakat juga dilarang membuat, menjual, membeli, menyimpan dan membunyikan petasan.

PASURUAN, Radar Bromo – Selama bulan Ramadam tahun ini, pengusaha rumah makan di Kabupaten Pasuruan tidak boleh buka. Khususnya pagi sampai siang.

Aturan itu merupakan keputusan bersama yang dikeluarkan Pemkab Pasuruan, Forkopimda, dan Ormas setempat. Sejumlah hal diatur dalam keputusan bersama itu.

Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, kesepakatan bersama itu mengatur beberapa poin. Di antaranya, saling menghormati antara yang puasa dan tidak puasa; menjaga kerukunan hingga tadarus Alquran.

“Ada sekitar 21 poin hasil kesepakatan bersama. Ini untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” kata Anang saat mendampingi bupati.

Selain itu, ada beberapa larangan yang harus dipatuhi selama bulan Ramadan. Seperti dilarang konvoi, balap motor liar, dan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Termasuk, dilarang menyediakan dan atau berjualan makanan dan minuman pada pagi hari dan siang hari.

“Jadi, pengusaha rumah makan, restoran, depot, warung, dan sejenisnya tidak boleh buka. Artinya, pagi hingga pukul 15.00 tutup. Setelah itu boleh buka untuk persiapan berbuka,” tuturnya.

Selain itu, sejumlah tempat hiburan dilarang beraktivitas selama sebulan penuh. Mulai biliar, persewaan PlayStation, pijat kebugaran, dan sejenisnya. Lalu, masyarakat juga dilarang membuat, menjual, membeli, menyimpan dan membunyikan petasan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/