alexametrics
29.3 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Setelah Diangkat, CPNS-PPPK Langsung Terima Gaji

PASURUAN, Radar Bromo – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) nonguru menerima SK pengangkatan Jumat (1/4). Hari itu juga 129 CPNS dan PPPK tersebut langsung bekerja dan menerima gaji sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron di perkantoran Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan. Mereka terdiri atas 50 CPNS dari formasi umum, 35 CPNS dari lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), 43 CPNS dari formasi nonguru, serta 1 orang dari formasi Pola Pembibitan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (Polbit STTD).

Kepala BKP SDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Pasuruan Ninuk Ida Suryani mengatakan, para CPNS itu langsung bekerja dan mendapatkan gaji pertama sesuai golongan dan ijazahnya.

”Seperti STAN maupun tenaga kesehatan kan berarti ijazahnya D-3. Gajinya menyesuaikan ijazah dan golongannya. Paling kecil 2C untuk yang lulusan D-3 dan 3A untuk yang berijazah S-1,” katanya. Mereka yang menerima SK pengangkatan merupakan hasil rekrutmen pegawai pada 2021.

Gus Mujib meminta selama masa percobaan 1 tahun, para penerima SK CPNS tersebut diharapkan bekerja sebaik-baiknya. Juga menjunjung tinggi aturan dan perilaku ASN seperti yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dalam masa percobaan, setiap CPNS akan dinilai secara langsung disiplin dan kinerjanya. Selain itu, wajib mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) dan harus lulus tes kesehatan. Jika dinyatakan lulus, akan diangkat menjadi PNS. ”Namun, jika dinyatakan tidak lulus, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan memproses dan memberhentikan saudara sesuai ketentuan,” tuturnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) nonguru menerima SK pengangkatan Jumat (1/4). Hari itu juga 129 CPNS dan PPPK tersebut langsung bekerja dan menerima gaji sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan Abdul Mujib Imron di perkantoran Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan. Mereka terdiri atas 50 CPNS dari formasi umum, 35 CPNS dari lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), 43 CPNS dari formasi nonguru, serta 1 orang dari formasi Pola Pembibitan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (Polbit STTD).

Kepala BKP SDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Pasuruan Ninuk Ida Suryani mengatakan, para CPNS itu langsung bekerja dan mendapatkan gaji pertama sesuai golongan dan ijazahnya.

”Seperti STAN maupun tenaga kesehatan kan berarti ijazahnya D-3. Gajinya menyesuaikan ijazah dan golongannya. Paling kecil 2C untuk yang lulusan D-3 dan 3A untuk yang berijazah S-1,” katanya. Mereka yang menerima SK pengangkatan merupakan hasil rekrutmen pegawai pada 2021.

Gus Mujib meminta selama masa percobaan 1 tahun, para penerima SK CPNS tersebut diharapkan bekerja sebaik-baiknya. Juga menjunjung tinggi aturan dan perilaku ASN seperti yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dalam masa percobaan, setiap CPNS akan dinilai secara langsung disiplin dan kinerjanya. Selain itu, wajib mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) dan harus lulus tes kesehatan. Jika dinyatakan lulus, akan diangkat menjadi PNS. ”Namun, jika dinyatakan tidak lulus, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan memproses dan memberhentikan saudara sesuai ketentuan,” tuturnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/