alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

E-Tilang Segera Siap di Tiga Perempatan di Kota Pasuruan, Mana Saja ?

GADINGREJO, Radar Bromo Sudah siapkah warga Pasuruan jika tilang elektronik (e-tilang) diterapkan? Satlantas Polres Pasuruan Kota saat ini terus mematangkan rencana pemasangan closed circuit television (CCTV) electronic traffic law enforcement (ETLE). Kamera CCTV-ETLE segera dipasang di tiga titik.

Satlantas Polres Pasuruan Kota menyebut, pemasangan itu terkait kebijakan Korlantas Polri memberlakukan e-tilang di seluruh Indonesia. Kamis (1/4), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan bersama Unit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota berkoordinasi terkait rencana pemasangan tersebut. Terutama, kesiapan sarana dan prasarana.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, korlantas akan memasang CCTV ETLE di tiga titik itu pada Agustus. Yaitu, Simpang Empat Apotek, Simpang Empat Kebonagung, dan Simpang Empat Penjara atau Lapas Pasuruan. Tiga perempatan itu dinilai ramai pengguna jalan.

Satlantas meminta Dishub menyampaikan kepada Pemkot Pasuruan agar membantu penyediaan CCTV ETLE di titik-titik lain. Diharapkan, di setiap persimpangan yang padat lalu lintas juga dipasang CCTV ini.  Dengan begitu, program Polri untuk menegakkan disiplin  masyarakat dalam berlalu lintas bisa berhasil.

Mengapa sementara baru tiga titik?  Sebab, anggaran yang dibutuhkan untuk penyediaan sarana-prasarananya tidak sedikit. Butuh dana besar.  ”Kami berharap pemkot ikut membantu,” ungkap Breni.

SALING DUKUNG: Aipda Breni Raharjo dan Andriyanto (kiri) berdiskusi tentang rencana pemasangan CCTV ETLE di Kota Pasuruan. (Foto: Satlantas Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Kabid Lalin Dishub Kota Pasuruan Andriyanto menyatakan, pemkot siap mendukung program Polri tersebut. Hasil koordinasi ini akan disampaikan kepada wali kota. Menurut Andriyanto, di Kota Pasuruan, ada sekitar 15 titik yang lalu lintasnya padat. Semuanya dipasangi CCTV area traffic control system (ATCS). Namun, belum siap untuk digunakan sebagai sarana pelaksanaan e-tilang.

Dia menyatakan, siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah pusat ini. ”Namun tidak mudah karena satu titik butuh anggaran sekitar Rp 800 juta,” ungkap Andriyanto. (riz/far)

GADINGREJO, Radar Bromo Sudah siapkah warga Pasuruan jika tilang elektronik (e-tilang) diterapkan? Satlantas Polres Pasuruan Kota saat ini terus mematangkan rencana pemasangan closed circuit television (CCTV) electronic traffic law enforcement (ETLE). Kamera CCTV-ETLE segera dipasang di tiga titik.

Satlantas Polres Pasuruan Kota menyebut, pemasangan itu terkait kebijakan Korlantas Polri memberlakukan e-tilang di seluruh Indonesia. Kamis (1/4), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan bersama Unit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota berkoordinasi terkait rencana pemasangan tersebut. Terutama, kesiapan sarana dan prasarana.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, korlantas akan memasang CCTV ETLE di tiga titik itu pada Agustus. Yaitu, Simpang Empat Apotek, Simpang Empat Kebonagung, dan Simpang Empat Penjara atau Lapas Pasuruan. Tiga perempatan itu dinilai ramai pengguna jalan.

Satlantas meminta Dishub menyampaikan kepada Pemkot Pasuruan agar membantu penyediaan CCTV ETLE di titik-titik lain. Diharapkan, di setiap persimpangan yang padat lalu lintas juga dipasang CCTV ini.  Dengan begitu, program Polri untuk menegakkan disiplin  masyarakat dalam berlalu lintas bisa berhasil.

Mengapa sementara baru tiga titik?  Sebab, anggaran yang dibutuhkan untuk penyediaan sarana-prasarananya tidak sedikit. Butuh dana besar.  ”Kami berharap pemkot ikut membantu,” ungkap Breni.

SALING DUKUNG: Aipda Breni Raharjo dan Andriyanto (kiri) berdiskusi tentang rencana pemasangan CCTV ETLE di Kota Pasuruan. (Foto: Satlantas Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Kabid Lalin Dishub Kota Pasuruan Andriyanto menyatakan, pemkot siap mendukung program Polri tersebut. Hasil koordinasi ini akan disampaikan kepada wali kota. Menurut Andriyanto, di Kota Pasuruan, ada sekitar 15 titik yang lalu lintasnya padat. Semuanya dipasangi CCTV area traffic control system (ATCS). Namun, belum siap untuk digunakan sebagai sarana pelaksanaan e-tilang.

Dia menyatakan, siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah pusat ini. ”Namun tidak mudah karena satu titik butuh anggaran sekitar Rp 800 juta,” ungkap Andriyanto. (riz/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/