alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Monday, 30 November 2020

Sekolah Masih Libur, BOS Triwulan 1 Kota Pasuruan Cair Rp 8,133 M

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Meski sejauh ini siswa-siswi di Kota Pasuruan masih belajar di rumah karena wabah korona, namun hal itu tak menghambat pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Saat ini BOS triwulan pertama periode Januari-Maret sudah dicairkan ke masing-masing lembaga.

Kasubag Perencanaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan Sutrisno mengungkapkan, BOS triwulan 1 yang dicairkan itu senilai Rp 8.133.870.000. Anggaran miliaran itu diperuntukkan bagi 92 lembaga SD dan SMP. Baik negeri maupun swasta di Kota Pasuruan.

Sutrisno merinci, ada 64 lembaga SD Negeri dan Swasta dengan jumlah siswa sebanyak 18.672 yang mendapatkan BOS. Nilai anggarannya sebesar Rp. 5.041.440.000.

Sedangkan untuk SMP Negeri dan Swasta sebanyak 28 lembaga dengan jumlah siswa 9.371 orang. Anggaran untuk SMP sendiri mencapai Rp 3.092.000.000.

“Dana BOS dari pemerintah pusat untuk tahap I sudah dicairkan. Ada 92 lembaga di Kota Pasuruan yang mendapatkan dana BOS ini,” ungkap Sutrisno.

Tris –sapaan akrabnya- menjelaskan, besaran BOS yang diterima oleh setiap siswa tahun ini mengalami peningkatan ketimbang tahun lalu.

Untuk siswa SD baik swasta maupun negeri mendapatkan Rp 900 ribu atau naik sebesar Rp 100 ribu dari sebelumnya yang hanya Rp 800 ribu. Sementara lembaga SMP mendapatkan Rp 1,1 juta atau naik dari sebelumnya yang hanya Rp 1 juta.

Mekanisme pencairannya adalah dari pusat langsung ke lembaga penerima melalui rekening masing-masing sekolah. Data yang digunakan sendiri berdasarkan yang ada di Sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang di-input oleh lembaga secara langsung.

Penggunaannya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Pemanfaatannya sesuai yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS. Seperti kegiatan belajar mengajar, ekskul maupun kegiatan penerimaan siswa baru,” sebut Tris. (riz/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

DPRD Usul Alokasi Ongkos Jahit, Bukan Hanya Bantuan Kain Seragam

Pemkot Pasuruan berencana memberikan seragam sekolah gratis untuk siswa SD hingga SMP, tahun depan. DPRD Kota Pasuruan pun meminta agar bantuan itu tidak hanya berupa kain seragam.

Kaca Mobil Dipecah saat Diparkir di RM Simpang Empat Flora, Tas Raib

Pelaku cukup nekat. Sebab, saat itu kondisi jalan di depan RM yang ada di sisi timur Simpang Empat Flora, ini cukup ramai.

Begini Kesibukan di Posko Pemenangan Paslon Pilwali Jelang Coblosan

Posko pemenangan Pilwali Pasuruan menjadi salah satu tempat yang paling sibuk untuk saat ini. Apalagi, pemungutan suara Pilwali Pasuruan 2020 tinggal menghitung hari.

Begini Penanganan Ibu Hamil di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 belum berakhir. Dampaknya juga terasa pada layanan ibu dan bayi. Layanannya terdampak secara akses maupun kualitas.

Ratusan Surat Suara yang Rusak Langsung Diganti

Pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pilwali Pasuruan 2020 telah rampung. Akan tetapi, ada ratusan surat suara yang kondisinya cacat.