alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Stok Cabai di Kab Pasuruan Berkurang, Harganya Juga Tinggi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Stok cabai rawit di Kabupaten Pasuruan dinilai masih aman. Hanya saja harga cabai saat ini belum juga turun. Sampai Senin (1/3) harganya masih bertengger di angka Rp 93 ribu per kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Perdagangan Dewi mengatakan, sejauh ini stok cabai rawit di daerahnya aman. Stok aman. Tetapi, harganya masih cukup tinggi memang,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tingginya harga cabai rawit bukan hanya terjadi di daerahnya. Melainkan, hampir semua daerah juga mengalaminya. Penyebabnya, adalah cuaca ekstrem yang menerjang wilayah Indonesia.”Tidak sampai langka ya. Hanya memang stoknya berkurang,” ungkapnya.

Cuaca yang ekstrem menjadikan pertanian kurang baik. Karenanya, panen petani mengalami penurunan. Dari yang awalnya melimpah, menjadi sedikit berkurang. Namun, tidak sampai gagal panen. “Karena dari pateni berkurang, yang dijual di pasaran jadi sedikit,” jelasnya.

Harga cabai rawit di pasaran mengalami pasang surut. Sejauh ini masih belum menyentuh angka di bawah Rp 50 ribu. Beberapa pedagang di pasar tradisional masih menjual di atasnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Stok cabai rawit di Kabupaten Pasuruan dinilai masih aman. Hanya saja harga cabai saat ini belum juga turun. Sampai Senin (1/3) harganya masih bertengger di angka Rp 93 ribu per kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Perdagangan Dewi mengatakan, sejauh ini stok cabai rawit di daerahnya aman. Stok aman. Tetapi, harganya masih cukup tinggi memang,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tingginya harga cabai rawit bukan hanya terjadi di daerahnya. Melainkan, hampir semua daerah juga mengalaminya. Penyebabnya, adalah cuaca ekstrem yang menerjang wilayah Indonesia.”Tidak sampai langka ya. Hanya memang stoknya berkurang,” ungkapnya.

Mobile_AP_Half Page

Cuaca yang ekstrem menjadikan pertanian kurang baik. Karenanya, panen petani mengalami penurunan. Dari yang awalnya melimpah, menjadi sedikit berkurang. Namun, tidak sampai gagal panen. “Karena dari pateni berkurang, yang dijual di pasaran jadi sedikit,” jelasnya.

Harga cabai rawit di pasaran mengalami pasang surut. Sejauh ini masih belum menyentuh angka di bawah Rp 50 ribu. Beberapa pedagang di pasar tradisional masih menjual di atasnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2