alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gus Ipul Paparkan Rencana 99 Hari Kerja saat Sertijab

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan menggelar rapat paripurna dengan agenda serah terima jabatan (Sertijab). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti rangkaian Sertijab dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Pasuruan Anom Surahno kepada Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf dan Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Dalam sambutan perdananya, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kota Pasuruan mempunyai potensi yang besar, namun permasalahannya banyak dan keterbatasan anggaran.

Gus Ipul menyadari setumpuk permasalahan itu tak bisa diselesaikan oleh Pemkot Pasuruan sendiri. Karena itu, Gus Ipul berharap dukungan dan bantuan Pemprov Jawa Timur dalam percepatan kemajuan Kota Pasuruan. “Dengan optimistis, kami ingin menjawab itu semua dengan Pasuruan Kota Madinah,” ujarnya.

BERSAMA PIMPINAN: Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Wawali Adi Wibowo, Guberjur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama pimpinan DPRD Kota Pasuruan. (Foto M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia juga menguraikan arah kebijakan Pemkot tahun ini dikonsentrasikan pada kesehatan masyarakat, ekonomi bangkit dan konsolidasi kelembagaan. Selain itu, Gus Ipul menyebutkan beberapa program dalam 99 hari kerja.

Antara lain percepatan penanganan Covid-19, peningkatan kelas RSUD dan faskes, smart city dan penyiapan wifi gratis sarana pembelajaran daring, mengintegrasikan area alun-alun, masjid dan makam dengan kawasan perdagangan dan jasa.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan jika program yang diusung Gus Ipul dan Mas Adi sangat baik. Bahkan mudah di-breakdown dalam RPJMD. “Itulah saya katakan waktu pelantikan kepada bupati dan wali kota, Gus Ipul ini top mentor,” katanya disambut gemuruh tepuk tangan.

Khofifah juga menyinggung bahwa luas wilayah tak menjadi tolok ukur maju tidaknya suatu daerah. Dia membandingkan Singapura yang luas wilayah dan jumlah penduduk jauh dibandingkan DKI Jakarta. Namun sejauh ini, Singapura bisa maju dalam berbagai aspek. Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertahanan dan sebagainya. “Jadi ketika Kota Pasuruan dipimpin Gus Ipul, kita bisa membayangkan kota ini akan jadi Singapura-nya Jawa Timur,” tutur Khofifah. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan menggelar rapat paripurna dengan agenda serah terima jabatan (Sertijab). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti rangkaian Sertijab dari Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Pasuruan Anom Surahno kepada Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf dan Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Dalam sambutan perdananya, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kota Pasuruan mempunyai potensi yang besar, namun permasalahannya banyak dan keterbatasan anggaran.

Gus Ipul menyadari setumpuk permasalahan itu tak bisa diselesaikan oleh Pemkot Pasuruan sendiri. Karena itu, Gus Ipul berharap dukungan dan bantuan Pemprov Jawa Timur dalam percepatan kemajuan Kota Pasuruan. “Dengan optimistis, kami ingin menjawab itu semua dengan Pasuruan Kota Madinah,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

BERSAMA PIMPINAN: Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Wawali Adi Wibowo, Guberjur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama pimpinan DPRD Kota Pasuruan. (Foto M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia juga menguraikan arah kebijakan Pemkot tahun ini dikonsentrasikan pada kesehatan masyarakat, ekonomi bangkit dan konsolidasi kelembagaan. Selain itu, Gus Ipul menyebutkan beberapa program dalam 99 hari kerja.

Antara lain percepatan penanganan Covid-19, peningkatan kelas RSUD dan faskes, smart city dan penyiapan wifi gratis sarana pembelajaran daring, mengintegrasikan area alun-alun, masjid dan makam dengan kawasan perdagangan dan jasa.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan jika program yang diusung Gus Ipul dan Mas Adi sangat baik. Bahkan mudah di-breakdown dalam RPJMD. “Itulah saya katakan waktu pelantikan kepada bupati dan wali kota, Gus Ipul ini top mentor,” katanya disambut gemuruh tepuk tangan.

Khofifah juga menyinggung bahwa luas wilayah tak menjadi tolok ukur maju tidaknya suatu daerah. Dia membandingkan Singapura yang luas wilayah dan jumlah penduduk jauh dibandingkan DKI Jakarta. Namun sejauh ini, Singapura bisa maju dalam berbagai aspek. Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertahanan dan sebagainya. “Jadi ketika Kota Pasuruan dipimpin Gus Ipul, kita bisa membayangkan kota ini akan jadi Singapura-nya Jawa Timur,” tutur Khofifah. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2