alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Sering Picu Banjir, Tahun Ini Tiga Sungai di Pasuruan Dinormalisasi

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menormalisasi tiga sungai di wilayah Pasuruan. Masing-masing Sungai Welang Lama, Sungai Rejoso, dan Kali Petung. Ketiganya meluap dan banjir saat musim hujan ini.

Mokhamad Rizky, pengelola Sumber Daya Air Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur mengatakan, normalisasi Sungai Welang Lama itu sangat penting. Pekerjaannya sudah berjalan. ”Iya, tahun ini kami kerjakan,” katanya.

Menurut Rizky, Sungai Welang Lama yang berada di wilayah Kecamatan Kraton itu meluap dan menyebabkan banjir lagi pada tahun ini. Tinggi air saat banjir terjadi pertengahan Januari lalu, sekitar 1 meter. Adapun Sungai Welang Baru lebih stabil karena sudah terpasang tembok penahan air.

”Tentu tujuan normalisasi adalah mengentas sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan sungai,” ungkapnya.

Rizky menyebutkan, pada 2022 ini, ada tiga sungai yang direncanakan dinormalisasi. Selain Sungai Welang Lama, dua sungai lain berada di wilayah timur. Yakni, Sungai Rejoso dan Kali Petung. Normalisasi sungai-sungai tersebut menjadi kewajiban Pemprov Jatim. Sebab, kewenangan penanganan sungai memang ada pada pemprov.

“Untuk dua sungai itu masih menunggu alat beratnya. Karena kan alat beratnya dipakai normalisasi tidak hanya di Pasuruan,” tandasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menormalisasi tiga sungai di wilayah Pasuruan. Masing-masing Sungai Welang Lama, Sungai Rejoso, dan Kali Petung. Ketiganya meluap dan banjir saat musim hujan ini.

Mokhamad Rizky, pengelola Sumber Daya Air Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur mengatakan, normalisasi Sungai Welang Lama itu sangat penting. Pekerjaannya sudah berjalan. ”Iya, tahun ini kami kerjakan,” katanya.

Menurut Rizky, Sungai Welang Lama yang berada di wilayah Kecamatan Kraton itu meluap dan menyebabkan banjir lagi pada tahun ini. Tinggi air saat banjir terjadi pertengahan Januari lalu, sekitar 1 meter. Adapun Sungai Welang Baru lebih stabil karena sudah terpasang tembok penahan air.

”Tentu tujuan normalisasi adalah mengentas sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan sungai,” ungkapnya.

Rizky menyebutkan, pada 2022 ini, ada tiga sungai yang direncanakan dinormalisasi. Selain Sungai Welang Lama, dua sungai lain berada di wilayah timur. Yakni, Sungai Rejoso dan Kali Petung. Normalisasi sungai-sungai tersebut menjadi kewajiban Pemprov Jatim. Sebab, kewenangan penanganan sungai memang ada pada pemprov.

“Untuk dua sungai itu masih menunggu alat beratnya. Karena kan alat beratnya dipakai normalisasi tidak hanya di Pasuruan,” tandasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/