alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Melanggar, Lebih dari 5 Ribu Orang Ditilang

PASURUAN, Radar Bromo – Selama 2021, Polres Pasuruan Kota Pasuruan telah menilang 5 ribu lebih kendaraan. Mereka adalah para pelanggar aturan lalu lintas. Macam-macam profesi dan jenis pelanggaran.

Data Satlantas Polres Pasuruan Kota menyebutkan, pada 2021, tercatat ada 6.388 penindakan pelanggaran lalu lintas. Perinciannya, 5.287 pelanggar ditilang dan 1.101 nontilang.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan, jumlah 6.388 pelanggaran lalin pada 2021 lebih sedikit dibandingkan selama 2020. Yaitu, sekitar 9.319 pelanggaran.

“Turun ya pelanggarannya. Kalau tahun 2020 itu kami menilang 7.881 pelanggar dan nontilang 1.438,” katanya.

Jika dilihat berdasar profesi, yang paling banyak melanggar aturan lalin adalah pegawai swasta sebanyak 3.883. Pengemudi umum sebanyak 978 orang. Pelajar sebanyak 266 orang. Terakhir, PNS sebanyak 160 orang.

Berdasar tingkat pendidikan, pelanggar terbanyak adalah orang dengan pendidikan SLTA, yaitu 4.653 orang. SMP sebanyak 308 orang dan SD 220 orang. Pendidikan setara perguruan tinggi mencapai 106 orang.

PASURUAN, Radar Bromo – Selama 2021, Polres Pasuruan Kota Pasuruan telah menilang 5 ribu lebih kendaraan. Mereka adalah para pelanggar aturan lalu lintas. Macam-macam profesi dan jenis pelanggaran.

Data Satlantas Polres Pasuruan Kota menyebutkan, pada 2021, tercatat ada 6.388 penindakan pelanggaran lalu lintas. Perinciannya, 5.287 pelanggar ditilang dan 1.101 nontilang.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan, jumlah 6.388 pelanggaran lalin pada 2021 lebih sedikit dibandingkan selama 2020. Yaitu, sekitar 9.319 pelanggaran.

“Turun ya pelanggarannya. Kalau tahun 2020 itu kami menilang 7.881 pelanggar dan nontilang 1.438,” katanya.

Jika dilihat berdasar profesi, yang paling banyak melanggar aturan lalin adalah pegawai swasta sebanyak 3.883. Pengemudi umum sebanyak 978 orang. Pelajar sebanyak 266 orang. Terakhir, PNS sebanyak 160 orang.

Berdasar tingkat pendidikan, pelanggar terbanyak adalah orang dengan pendidikan SLTA, yaitu 4.653 orang. SMP sebanyak 308 orang dan SD 220 orang. Pendidikan setara perguruan tinggi mencapai 106 orang.

MOST READ

BERITA TERBARU

/