Butuh Rp 40 Miliar untuk Pengembangan Pelabuhan Pasuruan

MENJELANG SENJA: Suasana di pelabuhan Pasuruan saat sore hari. Butuh dana yang tak sedikit untuk membangun pelabuhan yang dahulu dikenal bernama Tanjung Tembikar tersebut. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan memastikan rencana pengembangan Pelabuhan di Kota Pasuruan masih berlanjut. Keinginan ini masih belum bisa berjalan dalam waktu dekat. Karena anggarannya membutuhkan dana besar. Sejauh ini, Pemkot Pasuruan belum mendapatkan investor untuk pengembangannya.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Pasuruan, Muhammad Amin mengungkapkan, upaya mengembangkan Pelabuhan Kota Pasuruan masih terus dilakukan. Pelaksanaannya diperlukan anggaran yang cukup besar. Kondisi ini membuat Pemkot harus menggandeng pihak ketiga sebagai investor untuk membantu pengembangan pelabuhan.

“Tetap berlanjut dan kami tidak bisa melakukan pengembangan sendiri. Kami butuh pihak ketiga sebagai investor karena pengembangannya butuh anggaran yang tidak sedikit,” ungkapnya.

Mantan Camat Panggungrejo ini menjelaskan, dari perhitungan dan kajian yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), pengembangan pelabuhan membutuhkan anggaran sedikitnya Rp 40 miliar. Pemkot sendiri sudah mulai berupaya mencari investor. Namun sejauh ini pihaknya belum mendapatkan investor yang bersedia untuk menjadi penanam modal.

Konsep pengembangan nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak investor terlebih dahulu. Namun yang jelas pengembangan pelabuhan nantinya ini akan memperkuat identitas pelabuhan setempat sekaligus sebagai destinasi wisata baru perkotaan.

Keinginan ini bukannya tanpa alasan. Sebab, Pelabuhan merupakan identitas dari Kota Pasuruan. Sekaligus menjadi tempat penghidupan bagi ribuan nelayan di Kota Pasuruan. Dengan pengembangan ini diharapkan bisa berdampak pada perekonomian di Kota Pasuruan.

“Kami masih mencari investor yang bersedia menanamkan modalnya untuk pengembangan pelabuhan. Dan sampai saat ini memang belum ada. Konsepnya seperti apa nanti kami bicarakan dengan ivestor,” pungkas Amin. (riz/fun)