alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

RPH Keluarkan Surat Keterangan, Garansi Daging Sapi Layak Konsumsi

PASURUAN, Radar Bromo-Penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak masih terus menyebar. Karena itu, Pemkot Pasuruan mengupayakan garansi terhadap daging sapi yang dijual di pasaran. Agar warga tidak waswas ketika berbelanja daging sapi di sejumlah pasar tradisional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Yudie Andi Prasetya mengatakan, garansi berupa surat keterangan. Setiap hari surat ini diberikan kepada para pedagang daging sapi di pasar. Isinya menyatakan hasil pemeriksaan sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Blandongan dan dagingnya dijual di pasar.

“Ini kami lakukan sejak munculnya wabah PMK. Setiap hari kami keluarkan keterangan bagi pedagang daging yang sapinya dipotong di RPH,” ujarnya.

Ia memastikan daging yang dijual di pasar tradisional berasal dari sapi yang sudah lolos pemeriksaan postmortem dan antemortem. Dipastikan bebas dari PMK. Karena setiap sapi yang disembelih di RPH lebih dulu diperiksa.

Sapi yang bergejala terserang PMK dipastikan tidak akan disembelih, sehingga dagingnya tidak bakal beredar di pasaran. “Agar masyarakat yang berbelanja di pasar tidak lagi waswas di tengah merebaknya PMK,” katanya.

Adanya surat keterangan ini, sedikit membuat sejumlah pedagang daging sapi lega. Mereka bisa meyakinkan pembeli untuk tidak ragu berbelanja daging sapi.

“Dengan adanya surat keterangan ini, kami juga bisa mengedukasi pembeli terkait daging yang bagus, aman, dan layak dikonsumsi. Karena, sapi yang dipotong di RPH sudah melalui serangkaian pemeriksaan,” ujar salah seorang pedagang daging sapi, Faisol.

PASURUAN, Radar Bromo-Penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap ternak masih terus menyebar. Karena itu, Pemkot Pasuruan mengupayakan garansi terhadap daging sapi yang dijual di pasaran. Agar warga tidak waswas ketika berbelanja daging sapi di sejumlah pasar tradisional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Yudie Andi Prasetya mengatakan, garansi berupa surat keterangan. Setiap hari surat ini diberikan kepada para pedagang daging sapi di pasar. Isinya menyatakan hasil pemeriksaan sapi yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Blandongan dan dagingnya dijual di pasar.

“Ini kami lakukan sejak munculnya wabah PMK. Setiap hari kami keluarkan keterangan bagi pedagang daging yang sapinya dipotong di RPH,” ujarnya.

Ia memastikan daging yang dijual di pasar tradisional berasal dari sapi yang sudah lolos pemeriksaan postmortem dan antemortem. Dipastikan bebas dari PMK. Karena setiap sapi yang disembelih di RPH lebih dulu diperiksa.

Sapi yang bergejala terserang PMK dipastikan tidak akan disembelih, sehingga dagingnya tidak bakal beredar di pasaran. “Agar masyarakat yang berbelanja di pasar tidak lagi waswas di tengah merebaknya PMK,” katanya.

Adanya surat keterangan ini, sedikit membuat sejumlah pedagang daging sapi lega. Mereka bisa meyakinkan pembeli untuk tidak ragu berbelanja daging sapi.

“Dengan adanya surat keterangan ini, kami juga bisa mengedukasi pembeli terkait daging yang bagus, aman, dan layak dikonsumsi. Karena, sapi yang dipotong di RPH sudah melalui serangkaian pemeriksaan,” ujar salah seorang pedagang daging sapi, Faisol.

MOST READ

BERITA TERBARU

/