alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Banyubiru Batal Direhab Tapi Diusulkan Tahun Depan

WINONGAN, Radar Bromo – Rencana pemerintah pusat merehabilitasi wisata Pemandian Alam Banyubiru batal dilakukan tahun ini. Sebab, anggaran yang ada digeser untuk penanganan Covid-19.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono menjelaskan, pemerintah pusat memang mengalokasikan anggaran untuk wisata penunjang di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Anggaran tersebut bersumber dari DAK untuk perbaikan fasilitas tempat wisata.

Salah satu yang dapat anggaran itu adalah Banyubiru. Pada tahun 2019, pusat mengalokasikan anggaran untuk penambahan sejumlah fasilitas di Banyubiru.

Salah satunya untuk pembangunan delapan gazebo dengan anggaran Rp 430 juta. Juga dibangun fasilitas tempat ganti atau tempat istirahat di sekitar panggung hiburan dengan anggaran Rp 250 juta.

Lalu, tahun ini dianggarkan lagi Rp 5,5 miliar untuk perbaikan dan peningkatan fasilitas wisata di Banyubiru. Mulai pembangunan plaza kuliner, pavingisasi, gapura, tempat ibadah, tempat parkir, sampai penataan landscape.

“Namun, karena ada wabah korona, DAK Pusat di-refocusing untuk penanganan Covid-19. Sehingga, anggaran rehab tersebut dipastikan batal dilakukan tahun ini,” terangnya.

Disparbud sendiri belum mengetahui apakah anggaran tersebut dibatalkan atau ditunda, sehingga masih bisa diusulkan tahun depan. Namun, harapannya setelah pandemi korona mereda, tahun depan ada anggaran untuk perbaikan sarana wisata di sekitar wisata unggulan nasional, termasuk di TNBTS. (eka/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU