alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Butuh Rp 20 M untuk Peremajaan Jalan Bangil-Pandaan, Diajukan ke Pusat

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berusaha untuk membuat jalan raya Bangil-Pandaan lebih nyaman. Upaya itu bukan hanya dengan melakukan penambalan terhadap jalan-jalan yang mengalami kerusakan. Tetapi juga peningkatan jalan dengan pengaspalan ulang.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka mengungkapkan, ruas jalan Bangil-Pandaan memang mengalami kerusakan. Kerusakan itu seperti yang terjadi di Desa Baujeng, Kecamatan Beji. Aspal jalan setempat, mengalami pengelupasan. Pengelupasan itu akan ditangani dengan pemeliharaan rutin tahun 2020.

“Kalau untuk kerusakan kecil-kecil, akan kami benahi dengan anggaran pemeliharaan rutin,” sampainya.

Selain perbaikan dengan pemeliharaan rutin, peningkatan jalan dengan pengaspalan ulang jalan setempat, akan dilakukan. Pihaknya mengaku, bakal mengajukan usulan ke pemerintah pusat, agar ada support anggaran pembenahan jalur setempat.

“Jalan Bangil-Pandaan sudah beberapa tahun terakhir, tidak ada penanganan. Makanya, akan kami ajukan ke pemerintah pusat, supaya ada penanganan dengan peningkatan jalan,” tuturnya.

Hanung menambahkan, pengajuan ke pemerintah pusat dilakukan melalui DAK. Setidaknya, dibutuhkan dana Rp 20 miliar untuk memperbarui jalan raya Bangil-Pandaan sepanjang lebih dari 5 km tersebut. “Kebutuhan anggarannya sekitar Rp 20 miliar. Kami akan usulkan melalui DAK,” pungkasnya. (one/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan berusaha untuk membuat jalan raya Bangil-Pandaan lebih nyaman. Upaya itu bukan hanya dengan melakukan penambalan terhadap jalan-jalan yang mengalami kerusakan. Tetapi juga peningkatan jalan dengan pengaspalan ulang.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka mengungkapkan, ruas jalan Bangil-Pandaan memang mengalami kerusakan. Kerusakan itu seperti yang terjadi di Desa Baujeng, Kecamatan Beji. Aspal jalan setempat, mengalami pengelupasan. Pengelupasan itu akan ditangani dengan pemeliharaan rutin tahun 2020.

“Kalau untuk kerusakan kecil-kecil, akan kami benahi dengan anggaran pemeliharaan rutin,” sampainya.

Selain perbaikan dengan pemeliharaan rutin, peningkatan jalan dengan pengaspalan ulang jalan setempat, akan dilakukan. Pihaknya mengaku, bakal mengajukan usulan ke pemerintah pusat, agar ada support anggaran pembenahan jalur setempat.

“Jalan Bangil-Pandaan sudah beberapa tahun terakhir, tidak ada penanganan. Makanya, akan kami ajukan ke pemerintah pusat, supaya ada penanganan dengan peningkatan jalan,” tuturnya.

Hanung menambahkan, pengajuan ke pemerintah pusat dilakukan melalui DAK. Setidaknya, dibutuhkan dana Rp 20 miliar untuk memperbarui jalan raya Bangil-Pandaan sepanjang lebih dari 5 km tersebut. “Kebutuhan anggarannya sekitar Rp 20 miliar. Kami akan usulkan melalui DAK,” pungkasnya. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/