alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

TPU 3 Purutrejo Tak Terpakai karena Belum Ada Regulasi

PURWOREJO, Radar Bromo – Sudah setahun tempat pemakaman umum (TPU) 3 Purutrejo milik Pemkot Pasuruan selesai dibangun. Namun sampai saat ini TPU itu belum bisa digunakan. Alhasil, pemkot memanfaatkan lima dari enam TPU yang ada.

Pembangunan TPU yang ada di Kecamatan Purworejo itu dimulai pada 2018 lalu. Saat itu pemkot mengucurkan anggaran Rp 642 juta untuk penataan empat blok yang dilengkapi dengan akses jalan. Di samping itu, juga pembangunan pagar pembatas dan pintu gerbang di sisi timur dan utara.

Proyek lanjutan berlangsung pada 2019. Anggaran yang dikeluarkan pemkot, bahkan lebih besar. Yakni, senilai Rp 1,7 miliar. Pada proyek tahun 2019 itu, TPU dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti pagar pembatas, pos jaga, serta gudang perlengkapan.

Kendati demikian, TPU 3 itu tak bisa dimanfaatkan setelah pembangunannya selesai. Bahkan sampai saat ini, TPU itu masih kosong. Praktis, sudah setahun TPU itu tidak termanfaatkan alias mangkrak.

Kepala UPT Pemakaman Kota Pasuruan Wisnu Bagya Winarsa mengakui, TPU 3 Purutrejo belum bisa dimanfaatkan. Sebab, untuk bisa memanfaatkan aset baru itu diperlukan payung hukum. Artinya, harus ada regulasi yang mengatur soal mekanisme pelayanan hingga retribusi.

“Memang belum bisa dimanfaatkan karena payung hukumnya belum ada. Saat ini masih proses penyusunan draf Perwali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wisnu menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan regulasi yang dibutuhkan. Sehingga, TPU 3 Purutrejo bisa segera dimanfaatkan.

Pemkot sendiri menargetkan tahun ini TPU 3 Purutrejo sudah bisa dimanfaatkan. “Insyaallah mulai tahun ini sudah bisa digunakan,” ungkap dia. (tom/hn/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Sudah setahun tempat pemakaman umum (TPU) 3 Purutrejo milik Pemkot Pasuruan selesai dibangun. Namun sampai saat ini TPU itu belum bisa digunakan. Alhasil, pemkot memanfaatkan lima dari enam TPU yang ada.

Pembangunan TPU yang ada di Kecamatan Purworejo itu dimulai pada 2018 lalu. Saat itu pemkot mengucurkan anggaran Rp 642 juta untuk penataan empat blok yang dilengkapi dengan akses jalan. Di samping itu, juga pembangunan pagar pembatas dan pintu gerbang di sisi timur dan utara.

Proyek lanjutan berlangsung pada 2019. Anggaran yang dikeluarkan pemkot, bahkan lebih besar. Yakni, senilai Rp 1,7 miliar. Pada proyek tahun 2019 itu, TPU dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Seperti pagar pembatas, pos jaga, serta gudang perlengkapan.

Kendati demikian, TPU 3 itu tak bisa dimanfaatkan setelah pembangunannya selesai. Bahkan sampai saat ini, TPU itu masih kosong. Praktis, sudah setahun TPU itu tidak termanfaatkan alias mangkrak.

Kepala UPT Pemakaman Kota Pasuruan Wisnu Bagya Winarsa mengakui, TPU 3 Purutrejo belum bisa dimanfaatkan. Sebab, untuk bisa memanfaatkan aset baru itu diperlukan payung hukum. Artinya, harus ada regulasi yang mengatur soal mekanisme pelayanan hingga retribusi.

“Memang belum bisa dimanfaatkan karena payung hukumnya belum ada. Saat ini masih proses penyusunan draf Perwali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wisnu menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan regulasi yang dibutuhkan. Sehingga, TPU 3 Purutrejo bisa segera dimanfaatkan.

Pemkot sendiri menargetkan tahun ini TPU 3 Purutrejo sudah bisa dimanfaatkan. “Insyaallah mulai tahun ini sudah bisa digunakan,” ungkap dia. (tom/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/