alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pemerintah Kota Pasuruan Vaksinasi 1.544 Tenaga Kesehatan Serentak

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memfokuskan untuk memvaksinasi ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di tahap pertama penyaluran vaksin Kota Pasuruan. Sebanyak 1.544 mulai divaksinasi sejak Jumat lalu (29/1), baik nakes di Fasilitas Kesehatan (Faskes) negeri maupun swasta.

————

VAKSINASI dilakukan diRSUD dr. R Soedarsono, Kantor Kesehatan Pelabuhan serta8 puskesmas. Delapan Puskesmas yaitu Kandangsapi, Kebonsari, Trajeng, Gadingrejo, Karangketug, Bugulkidul, Kebonagung dan Sekargadung.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Shierly Marlena mengatakan, selain 10 pejabat publik, tokoh agama dan tokoh masyarakat, vaksinasi perdana difokuskan untuk Nakes di Kota Pasuruan. Ini lantaran nakes adalah garda depan dalam pengananan Covid-19.

FASKES LAIN: Penyuntikan vaksinasi di Puskesmas Gadingrejo. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

“Tenaga kesehatan sebagai garda depan dalam penanganan Covid-19 dan juga penyakit lain. Sehingga diberikan vaksinasi tahap yang pertama karena prioritas. Juga karena mereka yang bersentuhan langsung dan pekerjaan mereka juga beresiko untuk terkena atau terpapar,” terangnya.

Untuk vaksinator yang bertugas sebanyak 65 orang. Vaksinasi nakes ditargetkan selesai pada akhir Januari. Sehingga 14 hari kemudian dilakukan vaksinasi yang kedua.

LALUI TAHAPAN: Sebelum vaksinasi, nakes mengikuti screening kesehatan, mulai dari tes swab antigen, pemeriksaan gula darah sampai Pulse Oksimeter. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Sebanyak 1.544 adalah nakes di semua Fasilitas Kesehatan (faskes) negeri dan swasta mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas, klinik, termasuk yang praktik pribadi. Pun demikian dengan tenaga kesehatan dari dokter, perawat sampai tenaga penunjang kesehatan seperti petugas pemulasaran jenazah, tenaga administrasi dan sebagainya.

Di Salah satu pos vaksinasi, dr. Ahmad Shohib, Kepala Puskesmas Kandangsapi mengatakan, selain nakes di Puskesmas Kandangsapi yang jumlahnya 42 orang, ada juga 45 nakes dari Dinas Kesehatan yang divaksin. Prosesnya, setelah pendaftaran, ada meja screening kesehatan. Bila memenuhi syarat kesehatan maka dilakukan vaksinasi. “Setelah penyuntikan vaksin, ada observasi,” ujarnya.

KIRI-KANAN: Rety Dian Anggraini, Petugas Gizi dan dr Kevin Stefano, Dokter Internship, menunjukkan Kartu vaksinasi setelah suntik vaksin Covid-19. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Puskesmas Gadingrejo, Nenny Kusumawardani mengatakan, di Puskesmas Gadingrejo terdata ada 37 nakes yang dilakukan vaksinasi. Selain nakes setempat, Sabtu (30/1) lalu dilakukan vaksinasi untuk sebagian nakes dari RS Graha Sehat Medika sebanyak 42 orang. (eka/*)

Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memfokuskan untuk memvaksinasi ribuan tenaga kesehatan (Nakes) di tahap pertama penyaluran vaksin Kota Pasuruan. Sebanyak 1.544 mulai divaksinasi sejak Jumat lalu (29/1), baik nakes di Fasilitas Kesehatan (Faskes) negeri maupun swasta.

————

VAKSINASI dilakukan diRSUD dr. R Soedarsono, Kantor Kesehatan Pelabuhan serta8 puskesmas. Delapan Puskesmas yaitu Kandangsapi, Kebonsari, Trajeng, Gadingrejo, Karangketug, Bugulkidul, Kebonagung dan Sekargadung.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Shierly Marlena mengatakan, selain 10 pejabat publik, tokoh agama dan tokoh masyarakat, vaksinasi perdana difokuskan untuk Nakes di Kota Pasuruan. Ini lantaran nakes adalah garda depan dalam pengananan Covid-19.

FASKES LAIN: Penyuntikan vaksinasi di Puskesmas Gadingrejo. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

“Tenaga kesehatan sebagai garda depan dalam penanganan Covid-19 dan juga penyakit lain. Sehingga diberikan vaksinasi tahap yang pertama karena prioritas. Juga karena mereka yang bersentuhan langsung dan pekerjaan mereka juga beresiko untuk terkena atau terpapar,” terangnya.

Untuk vaksinator yang bertugas sebanyak 65 orang. Vaksinasi nakes ditargetkan selesai pada akhir Januari. Sehingga 14 hari kemudian dilakukan vaksinasi yang kedua.

LALUI TAHAPAN: Sebelum vaksinasi, nakes mengikuti screening kesehatan, mulai dari tes swab antigen, pemeriksaan gula darah sampai Pulse Oksimeter. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Sebanyak 1.544 adalah nakes di semua Fasilitas Kesehatan (faskes) negeri dan swasta mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas, klinik, termasuk yang praktik pribadi. Pun demikian dengan tenaga kesehatan dari dokter, perawat sampai tenaga penunjang kesehatan seperti petugas pemulasaran jenazah, tenaga administrasi dan sebagainya.

Di Salah satu pos vaksinasi, dr. Ahmad Shohib, Kepala Puskesmas Kandangsapi mengatakan, selain nakes di Puskesmas Kandangsapi yang jumlahnya 42 orang, ada juga 45 nakes dari Dinas Kesehatan yang divaksin. Prosesnya, setelah pendaftaran, ada meja screening kesehatan. Bila memenuhi syarat kesehatan maka dilakukan vaksinasi. “Setelah penyuntikan vaksin, ada observasi,” ujarnya.

KIRI-KANAN: Rety Dian Anggraini, Petugas Gizi dan dr Kevin Stefano, Dokter Internship, menunjukkan Kartu vaksinasi setelah suntik vaksin Covid-19. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala Puskesmas Gadingrejo, Nenny Kusumawardani mengatakan, di Puskesmas Gadingrejo terdata ada 37 nakes yang dilakukan vaksinasi. Selain nakes setempat, Sabtu (30/1) lalu dilakukan vaksinasi untuk sebagian nakes dari RS Graha Sehat Medika sebanyak 42 orang. (eka/*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/