GEMPOL, Radar Bromo - Satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas Kamis (20/2) sekitar pukul 04.00.
Kecelakaan melibatkan truk tronton dan pikap di jalan nasional Surabaya–Banyuwangi, tepatnya di Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Korban meninggal yaitu sopir pikap, Ach. Rado Baharudin, 24, warga Bululawang, Kabupaten Malang. Sedangkan korban luka adalah penumpang sekaligus kernet pikap, MRAM, 16, asal Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
Kecelakaan melibatkan tronton bernopol DK 8475 UG dan pikap N 9114 BC. Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu Gagah Ananda Faizal, peristiwa bermula saat tronton yang dikemudikan Nyoman Suweca, 48, warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, melaju dari arah timur ke barat.
Sesampainya di lokasi kejadian, tronton diduga berjalan terlalu ke kanan hingga roda sisi kanannya masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah barat ke timur melaju pikap bermuatan sayur yang dikemudikan Ach. Rado Baharudin, 24, warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Pikap tersebut juga membawa satu penumpang sekaligus kernet, MRAM, 16, warga Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
“Tronton berjalan terlalu ke kanan sehingga terjadi tabrakan depan dengan pikap dari arah berlawanan,” ujar Iptu Gagah.
Akibat benturan adu moncong tersebut, bagian depan pikap mengalami kerusakan berat dan sopirnya terjepit di ruang kemudi.
Petugas bersama warga mengevakuasi korban dengan menarik bodi depan kendaraan menggunakan truk hingga korban berhasil dikeluarkan.
Ach. Rado Baharudin mengalami luka sobek di dahi, luka pada kedua kaki, serta patah tulang tangan kanan dan kaki kanan. Sementara kernetnya mengalami luka lecet pada bibir, memar, dan nyeri di bagian dada.
Kedua korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol. Namun sopir pikap dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan kernetnya mengalami luka ringan.
Setelah evakuasi korban, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan bersama anggota Polsek Gempol melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat.
Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan awal, kecelakaan terjadi karena pengemudi tronton kurang berhati-hati saat melintas di lokasi kejadian. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi