PANDAAN, Radar Bromo – Perjalanan ayah dan anak ini berakhir tragis di jalan nasional Malang–Surabaya, tepatnya di simpang tiga Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
FS, remaja perempuan berusia 15 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari motor dan terlindas truk tronton di simpang tiga Bareng.
Kecelakaan maut itu terjadi Kamis (12/2) pukul 17.45. Saat itu, bapak dan anak warga Desa Kandangan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, itu berboncengan naik motor Honda Beat nopol W 2601 VP.
Motor melaju dari arah selatan ke utara. Namun sampai di lokasi kejadian, motor mendadak terjatuh ke kanan dan menabrak median jalan saat hujan turun.
Akibatnya, korban yang dibonceng terlempar ke sisi kiri jalan.
Pada saat bersamaan, melintas truk tronton bernopol S 9667 NG yang dikemudikan Achmad Riyanto, 50, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Korban terlindas ban belakang kanan truk bermuatan beton itu.
“Pengendara motor tidak mengalami luka. Penumpangnya meninggal dunia di lokasi akibat luka di bagian kepala. Keduanya adalah bapak dan anak,” terang anggota Unit Lantas Polsek Pandaan Aipda Heru Susanto.
Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Pandaan dan dibawa ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Poslantas Polsek Pandaan.
Truk tronton dilaporkan tidak mengalami kerusakan. Sedangkan sepeda motor mengalami kerusakan antara lain, spion kiri pecah, dek depan kiri, dan slebor depan beset.
Kasus kecelakaan tersebut kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor kurang hati-hati dan kurang konsentrasi saat berkendara.
"Kasus lakanya dalam lidik, selanjutnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan. Diduga pengendara motornya kurang hati-hati dan kurang konsentrasi," terangnya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi