Sekretaris Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus mengatakan, perawatan jalan di Kabupaten Pasuruan memang memakan biaya yang tak sedikit. Miliaran rupiah bisa dihabiskan untuk menjaga agar jalanan yang berlubang bisa diperbaiki.
Tahun ini misalnya, Rp 8 miliar disiapkan untuk pemeliharaan jalan. Anggaran itu untuk membenahi jalan-jalan yang mengalami kerusakan di bawah 30 persen.
"Anggaran pemeliharaan jalan digunakan untuk menambal jalan berlubang yang terspot-spot. Kerusakannya tidak begitu parah. Tapi, mengganggu dan mengkhawatirkan pengguna jalan," sampainya.
Dana tersebut sebenarnya bukan saja untuk pemeliharaan jalan. Tetapi, juga untuk infrastruktur lain yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera.
Seperti jembatan atau tembok penahan tanah. Hal ini yang akhirnya membuat anggaran pemeliharaan jalan tersebut cukup besar. "Karena selain untuk pemeliharaan jalan, juga untuk anggaran pemeliharaan yang lain. Seperti jembatan," jelasnya.
Menurut Eko, pemeliharaan jalan saat ini sudah mulai direalisasikan. Seperti untuk memperbaiki ruas jalan Bangil–Pandaan yang kondisinya berlubang-lubang. (one/hn) Editor : Jawanto Arifin