alexametrics
25 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Dugaan Limbah B3 di TPS 3R GAT Wonokerto, Polisi Periksa 5 Saksi

SUKOREJO, Radar Bromo – Polisi masih menelusuri pembuangan diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Tempat Pemungutan Sementara (TPS) reduce, reuse, dan recycle (3R) Griya Asaguna Terpadu (GAT). Selain masih mengamankan truk yang diduga membuang limbah, sampai kemarin polisi telah memeriksa lima saksi.

Kasus itu kini ditangani Polres Pasuruan. “Kasusnya kami yang tangani, saat ini masih proses lidik,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo.

Kamis (29/7), tim unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) turun ke lokasi TPS 3R. Petugas mendatangi dan melihat langsung lokasi gudang. Serta, mengamankan truk yang sebelumnya sempat dihadang warga.

Dari lima saksi yang telah diperiksa itu, salah satunya adalah pemilik lahan dan gudang TPS 3R Griya Asaguna Terpadu. Pemiliknya diketahui berinisial Am, asal Rembang. Sopir truk juga telah dimintai keterangan.

Tak hanya itu, Kades Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Sugiono juga telah dimintai keterangan. Dua orang lain yang diperiksa yakni ketua RT dan kasun Krajan Utara. “Sudah ada lima orang kami panggil sekaligus periksa. Termasuk pengadunya, Kades Wonokerto,” tutur perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Warga Curiga Limbah B3, Truk Ini Diamankan Warga Wonokerto

Meski sudah memeriksa lima orang. Termasuk terlapor dan pelapor, sejauh ini polisi masih belum menetapkan tersangka. “Fokus kami saat ini lidik dulu. Untuk terlapor dan tersangkanya, masih belum,” terang Adhi Putranto.

Diketahui, warga Dusun Krajan Utara, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, mengamankan sebuah truk warna hijau bernopol W 9830 UR. Ini, lantaran warga curiga truk tersebut mengangkut limbah B3.

Saat diamankan, posisi truk tersebut keluar dari gudang TPS 3R. Usai truk diamankan, malam itu juga warga lanjut lapor ke Mapolsek Sukorejo. Tak lama kemudian, petugas dari polsek setempat meluncur ke lokasi.

Kamis pagi (29/7) sekitar pukul 09.30, Unit Tipiter Satreskrim Polres Pasuruan mendatangi lokasi TPS 3R itu. Lokasinya berada di sebelah barat TPA Wonokerto, Dusun Krajan Utara, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo. Polisi sejauh ini masih mendalami kasus itu.

Di sisi lain, Kades Wonokerto Sugiono menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu ke Satreskrim Polres Pasuruan. Bersama ketua RT dan kasun, Kades mengaku telah dimintai keterangan.

Menurut Sugiono, keberadaan limbah yang diduga B3 itu cukup meresahkan warga. “Warga resah dengan limbah padat diduga B3 di lokasi TPS 3R itu. Selain itu, limbah itu juga menimbulkan bau. Selain proses hukum, limbah yang ada di lokasi nantinya harus dievakuasi ke tempat semestinya,” harap Sugik –sapaan akrab kades Wonokerto. (zal/mie)

SUKOREJO, Radar Bromo – Polisi masih menelusuri pembuangan diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Tempat Pemungutan Sementara (TPS) reduce, reuse, dan recycle (3R) Griya Asaguna Terpadu (GAT). Selain masih mengamankan truk yang diduga membuang limbah, sampai kemarin polisi telah memeriksa lima saksi.

Kasus itu kini ditangani Polres Pasuruan. “Kasusnya kami yang tangani, saat ini masih proses lidik,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo.

Kamis (29/7), tim unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) turun ke lokasi TPS 3R. Petugas mendatangi dan melihat langsung lokasi gudang. Serta, mengamankan truk yang sebelumnya sempat dihadang warga.

Dari lima saksi yang telah diperiksa itu, salah satunya adalah pemilik lahan dan gudang TPS 3R Griya Asaguna Terpadu. Pemiliknya diketahui berinisial Am, asal Rembang. Sopir truk juga telah dimintai keterangan.

Tak hanya itu, Kades Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Sugiono juga telah dimintai keterangan. Dua orang lain yang diperiksa yakni ketua RT dan kasun Krajan Utara. “Sudah ada lima orang kami panggil sekaligus periksa. Termasuk pengadunya, Kades Wonokerto,” tutur perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Warga Curiga Limbah B3, Truk Ini Diamankan Warga Wonokerto

Meski sudah memeriksa lima orang. Termasuk terlapor dan pelapor, sejauh ini polisi masih belum menetapkan tersangka. “Fokus kami saat ini lidik dulu. Untuk terlapor dan tersangkanya, masih belum,” terang Adhi Putranto.

Diketahui, warga Dusun Krajan Utara, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, mengamankan sebuah truk warna hijau bernopol W 9830 UR. Ini, lantaran warga curiga truk tersebut mengangkut limbah B3.

Saat diamankan, posisi truk tersebut keluar dari gudang TPS 3R. Usai truk diamankan, malam itu juga warga lanjut lapor ke Mapolsek Sukorejo. Tak lama kemudian, petugas dari polsek setempat meluncur ke lokasi.

Kamis pagi (29/7) sekitar pukul 09.30, Unit Tipiter Satreskrim Polres Pasuruan mendatangi lokasi TPS 3R itu. Lokasinya berada di sebelah barat TPA Wonokerto, Dusun Krajan Utara, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo. Polisi sejauh ini masih mendalami kasus itu.

Di sisi lain, Kades Wonokerto Sugiono menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu ke Satreskrim Polres Pasuruan. Bersama ketua RT dan kasun, Kades mengaku telah dimintai keterangan.

Menurut Sugiono, keberadaan limbah yang diduga B3 itu cukup meresahkan warga. “Warga resah dengan limbah padat diduga B3 di lokasi TPS 3R itu. Selain itu, limbah itu juga menimbulkan bau. Selain proses hukum, limbah yang ada di lokasi nantinya harus dievakuasi ke tempat semestinya,” harap Sugik –sapaan akrab kades Wonokerto. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/