Plafon Kantor Pasar Pandaan Bolong-Bolong  

PANDAAN, Radar BromoPemkab Pasuruan masih punya banyak pekerjaan rumah (PR) untuk menata pasar tradisional di wilayahnya. Selain Pasar Bangil yang masih semrawut, kondisi kantor pasar daerah terbesar di Kabupaten Pasuruan yakni Pasar Pandaan tak jauh berbeda.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kantor pasar daerah yang ada di lantai dua itu kondisinya cukup memprihatinkan. Di antaranya sejumlah plafon asbes yang rusak, bekas bocor, dan juga berlubang.

Selain itu, ruangannya juga sempit. Sarana dan prasarana pendukung kantor juga kurang layak, seperti toilet. “Beginilah kondisi kantor Pasar Pandaan. Banyak yang rusak dan sudah saatnya untuk direhab,” kata Kepala Pasar Pandaan Sugeng Tawanto.

Sugeng menuturkan, kantor pasar dibangun bersamaan dengan pembangunan pasar. Yakni, sejak 1989 lalu. Kantor pasar itu dioperasikan sejak 1991.

Luas ruangan kantornya tidak sebanding dengan jumlah staf yang ada. Staf dan kepala pasar mencapai 31 orang. Sementara ruangannya sendiri tak begitu luas. “Kalau tidak direhab, sebaiknya dibangun lagi yang agak luas dengan tempat dan lokasi yang sama,” harapnya.

Di sisi lain, Kasi Sarpras Disperindag Kabupaten Pasuruan Syaifudin Zuhri menuturkan, rencana rehab atau pembangunan kantor Pasar Pandaan menjadi atensi pihaknya. “Untuk yang rusak-rusak, akan diperbaiki segera dan secepatnya. Kalau rehab total atau pembangunannya, nanti akan dibarengkan dengan kegiatan revitalisasi pasar daerah. Sekarang masih diupayakan,” katanya. (zal/mie)