alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Plengsengan di Ruas Jalan Nasional Depan Taman Dayu Ambles Lagi

PANDAAN, Radar Bromo – Sehari setelah tuntas diperbaiki, tepi jalan aspal ruas jalan nasional depan Taman Dayu Pandaan ambles lagi. Plengsengannya ambrol.

Jalan yang diperbaiki kembali rusak di bagian bibir jalan maupun plengsengan. Kerusakan yang baru, dimensinya sama dengan kerusakan sebelumnya. Padahal, kerusakan baru saja diperbaiki.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo Rabu (29/12) pagi menyebutkan, Senin malam (27/12), perbaikan fisik jalan sudah rampung dikerjakan. Perbaikan dilakukan setelah plengsengan ambrol dan jalan ambles Kamis (23/12). ”Ternyata Selasa siang kemarin (28/12) rusak lagi,” kata Bripka Marlian, anggota Unit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan.

Karena terjadi kerusakan lagi, petugas lantas di lokasi memasang water barrier dan kerucut. Tujuannya, memberikan tanda agar kendaraan yang melintas tidak terlalu menepi. ”Kerusakan terjadi lagi saat turun hujan lebat. Aspalnya tergenang air hingga selutut orang dewasa. Drainase jalan penuh,” tuturnya.

Jawa Pos Radar Bromo mengonfirmasikan kerusakan jalan itu ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali. ”Kami sudah monitor. Pasti dan secepatnya diperbaiki lagi,” kata Reza, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) BBPJN Jatim-Bali via telepon. (zal/far)

PANDAAN, Radar Bromo – Sehari setelah tuntas diperbaiki, tepi jalan aspal ruas jalan nasional depan Taman Dayu Pandaan ambles lagi. Plengsengannya ambrol.

Jalan yang diperbaiki kembali rusak di bagian bibir jalan maupun plengsengan. Kerusakan yang baru, dimensinya sama dengan kerusakan sebelumnya. Padahal, kerusakan baru saja diperbaiki.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo Rabu (29/12) pagi menyebutkan, Senin malam (27/12), perbaikan fisik jalan sudah rampung dikerjakan. Perbaikan dilakukan setelah plengsengan ambrol dan jalan ambles Kamis (23/12). ”Ternyata Selasa siang kemarin (28/12) rusak lagi,” kata Bripka Marlian, anggota Unit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan.

Karena terjadi kerusakan lagi, petugas lantas di lokasi memasang water barrier dan kerucut. Tujuannya, memberikan tanda agar kendaraan yang melintas tidak terlalu menepi. ”Kerusakan terjadi lagi saat turun hujan lebat. Aspalnya tergenang air hingga selutut orang dewasa. Drainase jalan penuh,” tuturnya.

Jawa Pos Radar Bromo mengonfirmasikan kerusakan jalan itu ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali. ”Kami sudah monitor. Pasti dan secepatnya diperbaiki lagi,” kata Reza, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) BBPJN Jatim-Bali via telepon. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/