alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

Tinggal Sendirian, Duda asal Sukorejo Ditemukan Meninggal di Dapur  

SUKOREJO, Radar BromoPintu besi itu biasanya sudah terbuka pagi-pagi. Lalu, warga melihat Hidayat berjualan kelapa. Juga melayani pelanggan yang menggiling (selep) kelapa di tokonya. Namun, Kamis (30/6), sekitar pukul 06.30, pintu toko tersebut cuma terbuka sedikit. Hidayat ditemukan terkapar di dapur.

Seorang warga Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mengintip ke dalam toko yang terletak di tepi jalan sekitar Pasar Sukorejo tersebut. Posisi Hidayat baru terlihat bagian kakinya. Warga lain lantas membuka paksa pintu itu. Khawatir ada apa-apa dengan Hidayat.

Sebab, selama ini dia tinggal sendiri di usianya yang telah 45 tahun. ”Ternyata korban tergeletak di dapur. Sudah meninggal,” beber Roni, ketua RT setempat.

Setelah menerima laporan dari warganya, Roni pun segera melapor ke Mapolsek Sukorejo. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Sukorejo datang. Ada pula mobil ambulans dari Puskesmas Sukorejo.

Menurut tetangga korban, Hidayat masih terlihat salat berjamaah Subuh di masjid dekat rumahnya. Setelah itu, paginya dia buka toko. Itu memang aktivitasnya sehari-hari. Di rumahnya, tidak ada keluarga. Hidayat memang tinggal sendiri sejak menduda. Sudah bertahun-tahun dia sendirian. Tubuhnya kurus. Sakit.

”Sepertinya sudah sakit lama,” tambah Roni.

Sekitar pukul 08.15, keluarga Hidayat dari Malang tiba. Korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bangil untuk visum luar. Kakak kandung ikut dalam mobil ambulans. Hasil visum menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kuat dugaan, dia meninggal karena sakit paru-paru.

”Kata keluarganya sakit paru-paru sudah diderita lama,” ujar Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aipda Soni Juliyanto. (zal/far)

 

 

SUKOREJO, Radar BromoPintu besi itu biasanya sudah terbuka pagi-pagi. Lalu, warga melihat Hidayat berjualan kelapa. Juga melayani pelanggan yang menggiling (selep) kelapa di tokonya. Namun, Kamis (30/6), sekitar pukul 06.30, pintu toko tersebut cuma terbuka sedikit. Hidayat ditemukan terkapar di dapur.

Seorang warga Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan mengintip ke dalam toko yang terletak di tepi jalan sekitar Pasar Sukorejo tersebut. Posisi Hidayat baru terlihat bagian kakinya. Warga lain lantas membuka paksa pintu itu. Khawatir ada apa-apa dengan Hidayat.

Sebab, selama ini dia tinggal sendiri di usianya yang telah 45 tahun. ”Ternyata korban tergeletak di dapur. Sudah meninggal,” beber Roni, ketua RT setempat.

Setelah menerima laporan dari warganya, Roni pun segera melapor ke Mapolsek Sukorejo. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Sukorejo datang. Ada pula mobil ambulans dari Puskesmas Sukorejo.

Menurut tetangga korban, Hidayat masih terlihat salat berjamaah Subuh di masjid dekat rumahnya. Setelah itu, paginya dia buka toko. Itu memang aktivitasnya sehari-hari. Di rumahnya, tidak ada keluarga. Hidayat memang tinggal sendiri sejak menduda. Sudah bertahun-tahun dia sendirian. Tubuhnya kurus. Sakit.

”Sepertinya sudah sakit lama,” tambah Roni.

Sekitar pukul 08.15, keluarga Hidayat dari Malang tiba. Korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Bangil untuk visum luar. Kakak kandung ikut dalam mobil ambulans. Hasil visum menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kuat dugaan, dia meninggal karena sakit paru-paru.

”Kata keluarganya sakit paru-paru sudah diderita lama,” ujar Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aipda Soni Juliyanto. (zal/far)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/