alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Median dan Guardrail di Jalan raya Purwodadi Banyak yang Hancur

PURWODADI, Radar BromoKondisi median dan guardrail di Jalan Raya Purwodadi rusak parah. Berkali-kali median dan guardrail itu diterjang kendaraan yang mengalami kecelakaan. Tertabrak truk boks, tronton, bahkan kontainer. Hancur.

Kondisi itu terlihat, antara lain, di Desa Purwodadi, Parerejo, dan Sentul. Beberapa titik median dan guadrail yang memanjang di tiga desa tersebut rusak parah.

HANCUR: Kondisi median jalan di Jalan Raya Purwodadi yang rusak parah karena sering tertabrak kendaraan. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mulai mendata kerusakan tersebut. Kaur Tata Usaha BBPJN Daniel Richard menyatakan, timnya mulai survei ke lokasi. Mencari data titik-titik mana saja yang sudah rusak. ”Didata berapa titik. Panjang hingga luasnya berapa,” tuturnya.

Setelah diinventarisasi, data itu dievaluasi. Baru kemudian diusulkan ke pusat. Karena berada di ruas jalan nasional, biaya perbaikannya akan dialokasikan dalam APBN.

”Awal November diupayakan selesai, kemudian dibawa ke pusat. Targetnya, tahun depan sudah terealisasi perbaikannya,” katanya.(zal/far)

PURWODADI, Radar BromoKondisi median dan guardrail di Jalan Raya Purwodadi rusak parah. Berkali-kali median dan guardrail itu diterjang kendaraan yang mengalami kecelakaan. Tertabrak truk boks, tronton, bahkan kontainer. Hancur.

Kondisi itu terlihat, antara lain, di Desa Purwodadi, Parerejo, dan Sentul. Beberapa titik median dan guadrail yang memanjang di tiga desa tersebut rusak parah.

HANCUR: Kondisi median jalan di Jalan Raya Purwodadi yang rusak parah karena sering tertabrak kendaraan. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mulai mendata kerusakan tersebut. Kaur Tata Usaha BBPJN Daniel Richard menyatakan, timnya mulai survei ke lokasi. Mencari data titik-titik mana saja yang sudah rusak. ”Didata berapa titik. Panjang hingga luasnya berapa,” tuturnya.

Setelah diinventarisasi, data itu dievaluasi. Baru kemudian diusulkan ke pusat. Karena berada di ruas jalan nasional, biaya perbaikannya akan dialokasikan dalam APBN.

”Awal November diupayakan selesai, kemudian dibawa ke pusat. Targetnya, tahun depan sudah terealisasi perbaikannya,” katanya.(zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/