alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Sopir asal Pandaan Tewas di Kediri, Dibunuh lalu Dibuang ke Parit

PANDAAN, Radar BromoNasib nahas dialami Moch Cholis, 30. Lelaki yang seharinya sopir Grab asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, ditemukan tewas di Kediri. Ironisnya, dia diduga menjadi korban pembunuhan.

Cholis ditemukan tewas Kamis (28/1), pukul 14.00. Jasadnya ditemukan di sebuah parit yang ada di tepi jalan. Lokasinya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Jalan ini menghubungkan Kecamatan Purwoasri dan Kecamatan Kujang.

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tertelungkup. Bahkan, mayat korban sempat tidak dikenali. Baru Kamis malam, diketahui korban adalah Moch. Cholis.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, korban ditemukan tanpa identitas sama sekali. Tas korban hilang. Tas itu berisi dompet, HP, kartu identitas serta kartu lain. Bahkan, mobil korban yang bisa digunakan untuk operasional Grab juga tidak ada di lokasi. Yaitu, Daihatsu Sigra Nopol W 1369 QG warna grey atau abu-abu.

Kematian korban baru diketahui setelah pihak kepolisian di Kediri menghubungi Kades Wedoro Jupri. Jupri mengaku, dirinya dihubungi petugas kepolisian di Kediri, Kamis (28/1). Petugas itu mengabarkan bahwa seorang warganya ditemukan tewas di Kediri.

Lalu Kamis (28/1) malam, Jupri bersapa perwakilan keluarga korban meluncur ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjemput jenazah korban. Dan Jumat (29/1) pagi, jenazah korban tiba di rumah duka. Hari itu juga, jenazah korban dimakamkan di TPU Dusun/Desa Wedoro.

Di rumah sakit Bhayangkara Kediri, dia dan pihak keluarga sempat melihat kondisi jenazah korban. Sebelum kemudian dibawa pulang.

“Saya dan perwakilan keluarga sempat melihat kondisi jasad korban. Korban mengalami sejumlah luka, di antaranya lebam di mata kanan dan kepala. Juga luka tusuk benda tajam di bagian jantung dan tulang rusuknya patah satu,” bebernya.

RUMAH DUKA: Rumah korban Moch. Cholis, 30, di Dusun/Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, didatangi petakziah Jumat (28/1). Foto: Inset: Korban semasa hidup dan saat ditemukan tewas. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian menurutnya, semua barang korban hilang. Tidak ditemukan barang-barang milik korban di lokasi tempat jasad korban ditemukan tewas.

“Mobil dan barang-barang miliknya diduga dibawa kabur atau hilang. Mudah-mudahan pelakunya segera terungkap dan tertangkap,” katanya.

Jupri menjelaskan, korban sudah menikah dengan Dinda Rini Amalia asal Sidoarjo. Mereka menetap di Dusun/Desa Wedoro. Namun, belum dikaruniai anak.

“Korban itu pendiam dan tidak banyak omong. Namun, dia aktif berkegiatan bersama warga lain. Kami sangat kehilangan dia,” tuturnya.

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur menjelaskan, dugaan pembunuhan pada korban Moch. Cholis saat ini ditangani Unit Reskrim Polsek Purwoasri dan Satreskrim Polres Kediri.

“Untuk lokasi eksekusi pembunuhannya belum diketahui secara pasti. Kasusnya ditangani Polres Kediri dan Polsek Purwoasri. Sebab, jasad korban ditemukan sudah tewas di Kediri,” terangnya. (zal/fun)

PANDAAN, Radar BromoNasib nahas dialami Moch Cholis, 30. Lelaki yang seharinya sopir Grab asal Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, ditemukan tewas di Kediri. Ironisnya, dia diduga menjadi korban pembunuhan.

Cholis ditemukan tewas Kamis (28/1), pukul 14.00. Jasadnya ditemukan di sebuah parit yang ada di tepi jalan. Lokasinya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Jalan ini menghubungkan Kecamatan Purwoasri dan Kecamatan Kujang.

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tertelungkup. Bahkan, mayat korban sempat tidak dikenali. Baru Kamis malam, diketahui korban adalah Moch. Cholis.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, korban ditemukan tanpa identitas sama sekali. Tas korban hilang. Tas itu berisi dompet, HP, kartu identitas serta kartu lain. Bahkan, mobil korban yang bisa digunakan untuk operasional Grab juga tidak ada di lokasi. Yaitu, Daihatsu Sigra Nopol W 1369 QG warna grey atau abu-abu.

Kematian korban baru diketahui setelah pihak kepolisian di Kediri menghubungi Kades Wedoro Jupri. Jupri mengaku, dirinya dihubungi petugas kepolisian di Kediri, Kamis (28/1). Petugas itu mengabarkan bahwa seorang warganya ditemukan tewas di Kediri.

Lalu Kamis (28/1) malam, Jupri bersapa perwakilan keluarga korban meluncur ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjemput jenazah korban. Dan Jumat (29/1) pagi, jenazah korban tiba di rumah duka. Hari itu juga, jenazah korban dimakamkan di TPU Dusun/Desa Wedoro.

Di rumah sakit Bhayangkara Kediri, dia dan pihak keluarga sempat melihat kondisi jenazah korban. Sebelum kemudian dibawa pulang.

“Saya dan perwakilan keluarga sempat melihat kondisi jasad korban. Korban mengalami sejumlah luka, di antaranya lebam di mata kanan dan kepala. Juga luka tusuk benda tajam di bagian jantung dan tulang rusuknya patah satu,” bebernya.

RUMAH DUKA: Rumah korban Moch. Cholis, 30, di Dusun/Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, didatangi petakziah Jumat (28/1). Foto: Inset: Korban semasa hidup dan saat ditemukan tewas. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian menurutnya, semua barang korban hilang. Tidak ditemukan barang-barang milik korban di lokasi tempat jasad korban ditemukan tewas.

“Mobil dan barang-barang miliknya diduga dibawa kabur atau hilang. Mudah-mudahan pelakunya segera terungkap dan tertangkap,” katanya.

Jupri menjelaskan, korban sudah menikah dengan Dinda Rini Amalia asal Sidoarjo. Mereka menetap di Dusun/Desa Wedoro. Namun, belum dikaruniai anak.

“Korban itu pendiam dan tidak banyak omong. Namun, dia aktif berkegiatan bersama warga lain. Kami sangat kehilangan dia,” tuturnya.

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur menjelaskan, dugaan pembunuhan pada korban Moch. Cholis saat ini ditangani Unit Reskrim Polsek Purwoasri dan Satreskrim Polres Kediri.

“Untuk lokasi eksekusi pembunuhannya belum diketahui secara pasti. Kasusnya ditangani Polres Kediri dan Polsek Purwoasri. Sebab, jasad korban ditemukan sudah tewas di Kediri,” terangnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/