alexametrics
28C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Pertanyakan Kejelasan Proyek Pembangunan Pasar Agro

PURWOREJO, Radar Bromo – Rencana Pemkab Pasuruan membangun pasar agro sejauh ini masih belum ada kejelasan. Kondisi itu pun dipertanyakan para petani setempat.

Ahmad Prayogo, ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pasuruan mengatakan, Kabupaten Pasuruan melimpah produk hasil pertaniannya. Baik itu sayur-mayur, perkebunan, pertanian, sampai buah-buahan.

“Namun, selama ini hasil pertanian malah banyak yang dibawa ke Pasar Lawang juga Pasar Porong. Ini, lantaran di Kabupaten Pasuruan masih belum ada sentra pasar agribisnis,” terangnya.

Padahal, sentra lain sudah direalisasikan oleh Pemkab Pasuruan. Mulai dari pusat kuliner dan bordir di Sentra Produk Unggulan (Eks Bangkodir) Bangil; pusat kuliner Masjid Cheng Hoo; Pasar Buah di beberapa lokasi dan Sentra Pia di Gempol.

“Harapan kami, segera ada pasar agribisnis. Tujuannya, agar rantai pemasaran bisa diperpendek dan semua potensi pertanian, perkebunan, sampai buah bisa dipusatkan dijual di pasar agribisnis di Kabupaten Pasuruan,” harapnya.

Agus Sutiadji, sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan mengatakan, Pemkab Pasuruan sejatinya sudah cukup lama menggodok pembangunan sentra agribisnis atau pasar agro. Namun, proyek ini terhenti lantaran lahan yang semula bakal dijadikan pasar agro, terkena imbas jalan tol.

“Pilihan kami, Pasar Agro bakal berlokasi di lahan depan Kebun Raya Purwodadi. Karena lokasi sangat strategis dan juga terletak di arus kendaraan Surabaya – Malang,” terangnya.

Awalnya lahan yang tersedia seluas 3,8 hektare. Namun, sebagian lahannya terkena proyek tol Malang-Pandaan (Mapan). Sehingga, saat ini yang tersisa dikisaran 1,8 hektare saja.

Namun, Sekda memastikan bahwa Pemkab Pasuruan tetap serius bakal membangun pasar agro. Tapi, tak direalisasikan dalam waktu dekat.

Sebab, perencanaannya tak masuk di APBD 2020. “Kami upayakan untuk anggaran perencanaan bisa masuk dalam Perubahan APBD 2020 mendatang,” terang Sekda. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU