Ini Yang Dilakukan Pengelola Jalan Tol Bila Terjadi Kecelakaan

PANDAAN, Radar Bromo – Insiden kecelakaan lalu lintas di jalan tol hampir selalu terjadi. Tak terkecuali di ruas jalan tol Gempol–Pandaan (Gempan). Meskipun angkanya menurun dalam dua tahun terakhir, kecelakaan menjadi perhatian serius bagi pengelola tol. Sebab, korban harus cepat dievakuasi.

Itulah yang membuat PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) selaku pengelola ruas jalan tol Gempan menggelar simulasi penyelamatan korban kecelakaan. Simulasi itu digelar Selasa (25/2).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, simulasi penyelamatan korban kecelakaan dilakukan sekitar hampir satu jam. Lokasi simulasi mengambil KM 55 arah Surabaya ke Malang, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan. Petugas jalan tol harus cepat saat mengevakuasi korban.

“Kecelakaan di ruas jalan tol tidak dapat diprediksi karena setiap saat dan kapan pun bisa terjadi. Agar maksimal sekaligus meminimalisasi jumlah korbannya, perlu dilakukan simulasi, baik evakuasi korban dan kendaraannya,” kata Manajer Aset PT Jasamarga Pandaan Tol Sumantri.

Saat simulasi laka berlangsung, terdapat sebuah mobil di-setting mengalami ban pecah. Kemudian oleng ke kiri dan masuk ke dalam parit serta terguling. Di dalamnya terdapat sopir serta satu orang penumpang. Selama proses simulasi dan evakuasi berlangsung, selain diikuti personel lapangan dari Jasamarga. Selain itu juga melibatkan pula PJR Tol dari Polda Jatim.

“Dengan simulasi ini, petugas di lapangan lebih siaga dan cekatan. Mulai dari cara menolong, mengeluarkan, dan mengevakuasi para korbannya. Baru kemudian lanjut evakuasi barang bukti atau kendaraannya,” kata Mantri, sapaan akrabnya.

Saat proses simulasi berlangsung, arus lalin di ruas jalan tol berjalan lancar dan tak sampai terganggu. Meskipun demikian, sempat menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dan juga warga sekitar. Sebab, mereka mengira terjadi kecelakaan sungguhan. (zal/fun)