alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Pasien OTG Penghuni Rumah Karantina di Kab Pasuruan Berkurang

PRIGEN, Radar Bromo – Penanganan lonjakan kasus Covid–19 juga masih menjadi perhatian Satgas di Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini satgas tetap memaksimalkan empat lokasi sebagai rumah karantina. Terutama untuk pasien orang tanpa gejala (OTG), atau baru perawatan dari rumah sakit.

Empat tempat karantina itu antara lain di gedung BLK Rejoso, SKB Pandaanhotel Permata Biru dan Pines Garden. Jika dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya, akhir pekan ini untuk pasien penghuni rumah karantina kini berkurang.

“Saat ini, untuk pasien penghuni rumah karangtina yang ada sudah berkurang. Masing-masing tidak lagi overload seperti sebelumnya. Banyak yang sembuh dan pulang,” ujar koordinator rumah karantina covid – 19 Kabupaten Pasuruan dr. Ugik Setyo Darmoko. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo via telepon, Minggu (25/7).

Untuk rumah karantina yang ada, ia katakana, sistemnya keluar-masuk untuk pasien OTG. Juga usai perawatan dari rumah sakit. Jadi jumlahnya dalam tiap pekan, dan hari selalu berubah dan tak sama.

Saat ini, di SKB ada 44 orang. Kemudian BLK 30 orang. Sementara di Permata Biru dan Pines Garden masing-masing terisi 68 dan 17 orang. Didomonasi dari klaster perusahaan, perkantoran, dan rumah tangga.

“Kalau dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya atau lebih, sekarang malah turun atau berkurang untuk pasien di rumah karantina,” katanya.

Selain berkurang, untuk pasien OTG saat ini banyak yang memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tentunya tetap dengan pantauan petugas puskesmas setempat. (zal/fun)

PRIGEN, Radar Bromo – Penanganan lonjakan kasus Covid–19 juga masih menjadi perhatian Satgas di Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini satgas tetap memaksimalkan empat lokasi sebagai rumah karantina. Terutama untuk pasien orang tanpa gejala (OTG), atau baru perawatan dari rumah sakit.

Empat tempat karantina itu antara lain di gedung BLK Rejoso, SKB Pandaanhotel Permata Biru dan Pines Garden. Jika dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya, akhir pekan ini untuk pasien penghuni rumah karantina kini berkurang.

“Saat ini, untuk pasien penghuni rumah karangtina yang ada sudah berkurang. Masing-masing tidak lagi overload seperti sebelumnya. Banyak yang sembuh dan pulang,” ujar koordinator rumah karantina covid – 19 Kabupaten Pasuruan dr. Ugik Setyo Darmoko. Saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo via telepon, Minggu (25/7).

Untuk rumah karantina yang ada, ia katakana, sistemnya keluar-masuk untuk pasien OTG. Juga usai perawatan dari rumah sakit. Jadi jumlahnya dalam tiap pekan, dan hari selalu berubah dan tak sama.

Saat ini, di SKB ada 44 orang. Kemudian BLK 30 orang. Sementara di Permata Biru dan Pines Garden masing-masing terisi 68 dan 17 orang. Didomonasi dari klaster perusahaan, perkantoran, dan rumah tangga.

“Kalau dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya atau lebih, sekarang malah turun atau berkurang untuk pasien di rumah karantina,” katanya.

Selain berkurang, untuk pasien OTG saat ini banyak yang memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tentunya tetap dengan pantauan petugas puskesmas setempat. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/