alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Waspada Jalan Berlubang di Tanjakan Jerapah Prigen

PRIGEN, Radar BromoWisatawan yang hendak ke Tretes, Kecamatan Prigen, wajib waspada. Sebab, di ruas jalan menuju kawasan setempat terdapat lubang jalan dengan ukuran besar dan dalam.

Lubang jalan membahayakan itu ada di jalan tanjakan Jerapah masuk Kelurahan/Kecamatan Prigen. Keberadaan lubang jalan setempat pun banyak dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan.

Sebab, kondisi jalan berlubang itu kerap membuat pengguna jalan berjatuhan. “Hampir setiap hari ada pengendara motor jatuh, utamanya malam hari. Rata-rata, pemotor tak tahu jika ada lubang besar. Jadi saat mereka melaju dengan kecepatan tinggi, mereka tak bisa menghindar, lalu akhirnya terjatuh,” terang Fajar, salah seorang pemuda setempat.

Warga setempat sejatinya juga sudah menguruk jalan berlubang itu dengan pasir dan batu. Bahkan, juga pernah dicor. Namun perbaikan darurat itu tak bertahan lama.

“Solusinya, harus ditambal dengan aspal. Kami berharap instansi terkait tidak tinggal diam,” harap Fajar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono menjelaskan, pihaknya bakal menindaklanjuti adanya jalan membahayakan itu dengan menyampaikannya ke bagian pemeliharaan.

“Biar disurvei dulu. Secepatnya tim teknis bagian pemeliharaan, sekaligus dilanjut dengan perbaikan penambalan lubangnya,” jelas Eko –sapaan akrabnya-. (zal/mie)

PRIGEN, Radar BromoWisatawan yang hendak ke Tretes, Kecamatan Prigen, wajib waspada. Sebab, di ruas jalan menuju kawasan setempat terdapat lubang jalan dengan ukuran besar dan dalam.

Lubang jalan membahayakan itu ada di jalan tanjakan Jerapah masuk Kelurahan/Kecamatan Prigen. Keberadaan lubang jalan setempat pun banyak dikeluhkan warga sekitar dan pengguna jalan.

Sebab, kondisi jalan berlubang itu kerap membuat pengguna jalan berjatuhan. “Hampir setiap hari ada pengendara motor jatuh, utamanya malam hari. Rata-rata, pemotor tak tahu jika ada lubang besar. Jadi saat mereka melaju dengan kecepatan tinggi, mereka tak bisa menghindar, lalu akhirnya terjatuh,” terang Fajar, salah seorang pemuda setempat.

Warga setempat sejatinya juga sudah menguruk jalan berlubang itu dengan pasir dan batu. Bahkan, juga pernah dicor. Namun perbaikan darurat itu tak bertahan lama.

“Solusinya, harus ditambal dengan aspal. Kami berharap instansi terkait tidak tinggal diam,” harap Fajar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono menjelaskan, pihaknya bakal menindaklanjuti adanya jalan membahayakan itu dengan menyampaikannya ke bagian pemeliharaan.

“Biar disurvei dulu. Secepatnya tim teknis bagian pemeliharaan, sekaligus dilanjut dengan perbaikan penambalan lubangnya,” jelas Eko –sapaan akrabnya-. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/