alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Museum di Kompleks Wisata Cheng Hoo Masih Tutup meski Sudah Level 1

PANDAAN, Radar Bromo – Museum Kabupaten Pasuruan masih tutup. Meski wilayah kabupaten sudah masuk PPKM Level 1, museum yang berlokasi di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, itu belum buka lagi untuk melayani pengunjung. Masyarakat mempertanyakannya.

Museum Pasuruan beroperasi sejak 2019. Pengelolaannya masih merupakan kewenangan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Kondisinya tutup sejak pandemi hingga sekarang. Padahal, Kabupaten Pasuruan sudah PPKM level 1.

Para pengunjung yang ingin mampir ke museum ini penasaran. Mengapa belum juga dibuka seperti tempat-tempat lain. ”Masa terus-terusan tutup. Padahal, di daerah lain, museum sudah buka,” ungkap Firman, 25, warga Pandaan.

Kasi Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati menjelaskan, penutupan sementara museum itu didasari pertimbangan masih berlakunya PPKM. Untuk itu, saat ini museum lebih ke penataan. Sekaligus persiapan penyerahan aset dari Dinas Pariwisata ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.

Sebelum penyerahan, belum ada rencana menambah koleksi atau benda bersejarah baru. ”Saat ini kami memaksimalkan yang sudah ada. Belum perlu tambahan koleksi,” tutur Ika. (zal/far)

PANDAAN, Radar Bromo – Museum Kabupaten Pasuruan masih tutup. Meski wilayah kabupaten sudah masuk PPKM Level 1, museum yang berlokasi di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, itu belum buka lagi untuk melayani pengunjung. Masyarakat mempertanyakannya.

Museum Pasuruan beroperasi sejak 2019. Pengelolaannya masih merupakan kewenangan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Kondisinya tutup sejak pandemi hingga sekarang. Padahal, Kabupaten Pasuruan sudah PPKM level 1.

Para pengunjung yang ingin mampir ke museum ini penasaran. Mengapa belum juga dibuka seperti tempat-tempat lain. ”Masa terus-terusan tutup. Padahal, di daerah lain, museum sudah buka,” ungkap Firman, 25, warga Pandaan.

Kasi Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati menjelaskan, penutupan sementara museum itu didasari pertimbangan masih berlakunya PPKM. Untuk itu, saat ini museum lebih ke penataan. Sekaligus persiapan penyerahan aset dari Dinas Pariwisata ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.

Sebelum penyerahan, belum ada rencana menambah koleksi atau benda bersejarah baru. ”Saat ini kami memaksimalkan yang sudah ada. Belum perlu tambahan koleksi,” tutur Ika. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/