alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Mulai Ekskavasi Goa Jepang di Gempol, Libatkan BPCB-Arkeolog

GEMPOL, Radar Bromo – Proses ekskavasi Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol mulai dilakukan. Ekskavasi yang dipimpin langsung tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur itu dilakukan mulai Senin (23/11) dengan melibatkan arkeolog.

“Eskavasinya ditempuh hingga 10 hari ke depan, dimulai pekan ini. Proses ekskavasi bakal dilakukan sepenuhnya tim dari BPCB Jatim, juga melibatkan arkeolog dan warga sekitar. Total ada 11 orang,” ungkap Kasi Sejarah dan Purbakala pada Disbudpar Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati.

Proses ekskavasi itu dibiayai dari Perubahan APBD (P-APBD) Kabupaten Pasuruan 2020. Anggarannya mencapai Rp 20 juta untuk honor tim, akomodasi dan konsumsi.

Sebelumnya, proses ekskavasi sendiri sudah diusulkan sejak tahun lalu. “Ini (ekskavasi) dilakukan untuk mengetahui ukuran, bentuk, juga pola relief yang ada di dalam goa. Biar kami benar-benar tahu, sekaligus dipakai untuk bahan penetapan sebagai cagar budaya tahun depan,” terang Ika.

Salah seorang arkeolog sekaligus ketua tim eskavasi Goa Jepang dari BPCB Jatim Widi Susanto menyebut, eskavasi dilakukan untuk mencari denah, struktur, fungsi Goa Jepang di masa lampau.

Proses penggalian dan pemetaan itu juga untuk memastikan. Apakah Goa itu benar-benar peninggalan Jepang atau malah sudah ada sebelumnya. Identifikasi awal Goa Jepang sendiri diketahui seperti bunker untuk menyimpan barang, logistik, dan senjata.

“Sudah kami survei sebelumnya, total ada 12 goa dengan kedalaman dan lebar serta tinggi yang bervariatif. Semuanya menghadap ke utara atau jalan raya,” jelasnya. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU