alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Guardrail Jurang Ampel Prigen Diganti Tembok Ditambah Ban

PRIGEN, Radar Bromo – Pengaman tepi jalan atau guardrail di Jurang Ampel, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, diganti. Guardrail yang awalnya berupa besi baja diganti tembok. Kemudian, ditambahi ban sebagai pengaman.

Pengaman tepi jalan itu sengaja diganti oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Tujuannya tidak lain untuk mengurangi risiko kendaraan masuk ke jurang.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka menjelaskan, selama ini Jurang Ampel dikenal sebagai jalur tengkorak. Kawasan ini merupakan ruas jalan jurusan Prigen–Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Di sini sering terjadi kecelakaan yang tidak jarang mengakibatkan korban tewas. Bahkan, kendaraan yang terlibat kecelakaan sering masuk jurang yang posisinya ada di utara guardrail. Terutama kendaraan yang melaju dari selatan ke utara dengan medan turunan dan tikungan tajam.

Selama ini sebenarnya sudah dibangun guardrail yang terbuat dari besi baja. Namun, kondisinya sudah kurang layak, karena sering tertabrak kendaraan dari arah selatan. Karena itu, guardrail dari besi baja itu diganti.

“Tembok pengaman ini kami bangun sebagai pengganti guardrail yang sudah rusak dan kurang layak. Fungsinya tetap sama, agar kendaraan dari atas terhalang tembok ini. Terutama saat rem blong. Sehingga, kendaraan tidak sampai nyemplung ke jurang,” tuturnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, pembangunan tembok pengaman ini sudah berjalan sekitar sebulan terakhir. Volume pengerjaan sekitar 126 meter kubik dengan waktu pelaksanaan 60 hari.

CV Raharja Jaya Sentosa dari Kecamatan Prigen jadi pelaksana pembangunan tembok pengaman ini. Sementara besar anggarannya mencapai Rp 198.520.800 dari APBD Kabupaten Pasuruan 2020.

“Saat ini program pembangunan tembok pengaman ini sudah mencapai 90 persen, tinggal finishing saja. Yaitu, berupa pengecatan, rabat bahu jalan sisi selatan dan yang lain. Awal bulan depan targetnya sudah tuntas,” katanya.

Kusairi, salah seorang mandor dari CV. Raharja Jaya Sentosa saat ditemui di lokasi proyek menuturkan, dimensi tembok pengaman panjangnya 58.5 meter, tinggi 1,2 meter dan lebar 50 sentimeter. Sementara pondasi tembok kedalamannya 80 sentimeter dengan lebar 1 meter.

Agar kokoh, bahu jalan di sepanjang tembok pengaman dicor. Pengecoran dilakukan sampai berbatasan langsung dengan aspal.

“Selain konstruksi temboknya kami perkuat, pengamannya juga berlapis. Setelah tembok, dipasang tumpukan ban bekas yang dipaten dengan kawat seling biar tidak lepas. Fungsinya sebagai peredam benturan yang mungkin terjadi saat kecelakaan,” ungkapnya. (zal/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU