alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Revitalisasi Pasar Indah Tak Jelas, Tahun Depan Tak Mungkin

PRIGEN, Radar Bromo – Telah lama Pemkab Pasuruan berencana merevitalisasi Pasar Indah Prigen. Sudah sejak 2019. Bahkan, para pedagang juga sudah siap pindah. Namun, pasar yang berada di kawasan wisata Tretes, Kelurahan Pecalukan, ini belum juga diperbaiki.

Rencana perbaikan pasar daerah itu digadang-gadang akan melalui Disperindag. Pasar ini direncanakan akan dibangun hingga tiga lantai dengan anggaran sekitar Rp 5-7 miliar.

Bahkan, kala itu Disperindag sudah menyiapkan tempat penampungan sementara bagi para pedagang. Namun, sudah tiga tahun belum juga terealisasi. Sejumlah pedagang pun berharap pasar ini segera diperbaiki.

“Kami, para pedagang sudah tahu dan dapat kabar rencana 2019 pasar ini mau direvitalisasi. Menjadi bertingkat, tiga lantai. Tapi, nyatanya hingga sekarang belum juga direalisasikan,” ujar salah seorang pedagang, Hartini.

Menurutnya, para pedagang telah siap pindah jika pasar ini jadi direvitalisasi. “Pedagang sudah siap. Tetapi, pemkab dan dinasnya ternyata belum siap,” katanya.

Diketahui, pasar ini berdiri sejak 1970-an. Serta, menjadi salah satu aset dan sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Pasuruan. Lokasinya cukup strategis. Bahkan, berada di kawasan wisata Tretes.

PRIGEN, Radar Bromo – Telah lama Pemkab Pasuruan berencana merevitalisasi Pasar Indah Prigen. Sudah sejak 2019. Bahkan, para pedagang juga sudah siap pindah. Namun, pasar yang berada di kawasan wisata Tretes, Kelurahan Pecalukan, ini belum juga diperbaiki.

Rencana perbaikan pasar daerah itu digadang-gadang akan melalui Disperindag. Pasar ini direncanakan akan dibangun hingga tiga lantai dengan anggaran sekitar Rp 5-7 miliar.

Bahkan, kala itu Disperindag sudah menyiapkan tempat penampungan sementara bagi para pedagang. Namun, sudah tiga tahun belum juga terealisasi. Sejumlah pedagang pun berharap pasar ini segera diperbaiki.

“Kami, para pedagang sudah tahu dan dapat kabar rencana 2019 pasar ini mau direvitalisasi. Menjadi bertingkat, tiga lantai. Tapi, nyatanya hingga sekarang belum juga direalisasikan,” ujar salah seorang pedagang, Hartini.

Menurutnya, para pedagang telah siap pindah jika pasar ini jadi direvitalisasi. “Pedagang sudah siap. Tetapi, pemkab dan dinasnya ternyata belum siap,” katanya.

Diketahui, pasar ini berdiri sejak 1970-an. Serta, menjadi salah satu aset dan sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Pasuruan. Lokasinya cukup strategis. Bahkan, berada di kawasan wisata Tretes.

MOST READ

BERITA TERBARU

/