alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Jelang Lebaran, Pengguna Jalan Tol di Wilayah Pasuruan Naik 70 Persen

PANDAAN, Radar Bromo-Ruas jalan-jalan tol di Kabupaten Pasuruan menyiapkan antisipasi menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 1443 H. Diperkirakan, waktu puncak itu ada 28 April dan 8 Mei.

Jalan tol yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, antara lain, Kejapanan–Gempol, Gempol–Pandaan, Gempol—Pasuruan, dan Pandaan–Malang. Pemerintah telah memastikan mengizinkan mudik Lebaran tahun ini. Dipastikan, pengguna jalan tol akan meningkat drastis. Sebab, pada Lebaran tahun lalu ada pembatasan dan larangan mudik.

”Jadi, 28 April dan 8 Mei adalah prediksi puncak arus mudik dan balik. Tentu pengguna jalan tol naik drastis,” terang Manajer Operasional PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) Sumantri.

Dia menjelaskan, kenaikan pengguna jalan tol akan terjadi di semua ruas. Termasuk, jalan tol di Kabupaten Pasuruan. Kondisinya akan berbeda dengan dua Lebaran sebelumnya, yaitu 2020 dan 2021. Saat itu, mudik Lebaran dibatasi dan dilarang pemerintah. Ada penyekatan-penyekatan di berbagai titik.

Menurut Sumantri, kenaikan pengguna jalan tol berbeda antara sebelum dan setelah pandemi. ”Prediksi itu dilihat dari data historis, juga perencanaan secara nasional oleh PT Jasamarga,” tuturnya.

Adapun kendaraan atau pengguna jalan sebagian besar mobil pribadi. Persentasenya hingga 93 persen. Di luar itu, ada puncak arus silaturahmi sekaligus wisata selama Lebaran. ”Prediksi kami berlangsung pada 2–5 Mei,” ujarnya. (zal/far)

PANDAAN, Radar Bromo-Ruas jalan-jalan tol di Kabupaten Pasuruan menyiapkan antisipasi menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 1443 H. Diperkirakan, waktu puncak itu ada 28 April dan 8 Mei.

Jalan tol yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, antara lain, Kejapanan–Gempol, Gempol–Pandaan, Gempol—Pasuruan, dan Pandaan–Malang. Pemerintah telah memastikan mengizinkan mudik Lebaran tahun ini. Dipastikan, pengguna jalan tol akan meningkat drastis. Sebab, pada Lebaran tahun lalu ada pembatasan dan larangan mudik.

”Jadi, 28 April dan 8 Mei adalah prediksi puncak arus mudik dan balik. Tentu pengguna jalan tol naik drastis,” terang Manajer Operasional PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) Sumantri.

Dia menjelaskan, kenaikan pengguna jalan tol akan terjadi di semua ruas. Termasuk, jalan tol di Kabupaten Pasuruan. Kondisinya akan berbeda dengan dua Lebaran sebelumnya, yaitu 2020 dan 2021. Saat itu, mudik Lebaran dibatasi dan dilarang pemerintah. Ada penyekatan-penyekatan di berbagai titik.

Menurut Sumantri, kenaikan pengguna jalan tol berbeda antara sebelum dan setelah pandemi. ”Prediksi itu dilihat dari data historis, juga perencanaan secara nasional oleh PT Jasamarga,” tuturnya.

Adapun kendaraan atau pengguna jalan sebagian besar mobil pribadi. Persentasenya hingga 93 persen. Di luar itu, ada puncak arus silaturahmi sekaligus wisata selama Lebaran. ”Prediksi kami berlangsung pada 2–5 Mei,” ujarnya. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/