alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Truk Tertabrak KA di Perlintasan tanpa Palang Purwodadi, 1 Tewas  

PURWODADI, Radar BromoPerlintasan kereta api (KA) tanpa palang di Kabupaten Pasuruan kembali menelan korban. Kamis malam (23/12) sebuah truk engkel tertabrak KA barang. Seorang tewas dan dua lainnya alami luka-luka.

Kecelakaan maut itu terjadi di Dusun Ngawen, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sekitar pukul 23.30 malam. “Korbannya tiga orang. Satu meninggal, dua lainnya luka-luka,” terang anggota Poslantas Purwodadi Bripka Reka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, malam itu truk engkel bernopol N 8755 UE itu melaju dari arah barat ke timur. Truk itu dikemudikan Hanif Agustono, 35, warga Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Dalam truk itu ada dua penumpang. Yakni Muhtarromin, 35 dan Supriyadi, 40. Keduanya berasal dari Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Truk melaju dari arah barat ke timur. Saat sampai di perlintasan tanpa palang desa setempat, diduga sang sopir Hanif Agustono tak mengetahui ada kereta api melintas.

Padahal, saat itu melaju kereta api barang dari arah utara ke selatan. KA itu dimasinisi oleh Eko Bayu Saputra, 33, asal Malang. Lantaran jaraknya cukup dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari. Truk tanpa muatan sempat terseret hingga sekitar lima meter.

Laju truk baru terhenti, setelah nyemplung ke sawah. “Pada saat berada di atas rel KA, truknya langsung berhenti. Kereta apinya dari arah utara sudah membunyikan klakson dan menyalakan lampu. Akhirnya terjadilah kecelakaan ini,” ujar Kamit, saksi yang juga warga sekitar.

Akibat tabrakan itu, satu korban tewas di lokasi kejadian. Ia adalah Supriyadi, penumpang truk. Ia alami luka kepala pecah, perut robek. Jenazahnya dievakuasi petugas ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol.

Sementara sang sopir truk Hanif Agustono alami luka pinggul kiri memar. Satu penumpang lainnya Muhtarromin, alami luka pundak kiri memar, tangan kiri robek, dan pinggang kiri robek.

Kedua korban luka-luka tersebut, oleh petugas dibantu warga sekitar dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwodadi. Truk yang juga alami kerusakan kaca depan pecah dan bodi samping kiri ringsek, baru bisa dievakuasi Jumat pagi (24/12). Itu setelah petugas mendatangkan truk derek ke lokasi.

“Penyebab kecelakaannya karena sopir truknya kurang hati-hati, saat melintas diatas perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu ini,” jelas Bripka Reka, anggota Poslantas Purwodadi. (zal/mie)

 

 

 

PURWODADI, Radar BromoPerlintasan kereta api (KA) tanpa palang di Kabupaten Pasuruan kembali menelan korban. Kamis malam (23/12) sebuah truk engkel tertabrak KA barang. Seorang tewas dan dua lainnya alami luka-luka.

Kecelakaan maut itu terjadi di Dusun Ngawen, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sekitar pukul 23.30 malam. “Korbannya tiga orang. Satu meninggal, dua lainnya luka-luka,” terang anggota Poslantas Purwodadi Bripka Reka.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, malam itu truk engkel bernopol N 8755 UE itu melaju dari arah barat ke timur. Truk itu dikemudikan Hanif Agustono, 35, warga Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Dalam truk itu ada dua penumpang. Yakni Muhtarromin, 35 dan Supriyadi, 40. Keduanya berasal dari Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Truk melaju dari arah barat ke timur. Saat sampai di perlintasan tanpa palang desa setempat, diduga sang sopir Hanif Agustono tak mengetahui ada kereta api melintas.

Padahal, saat itu melaju kereta api barang dari arah utara ke selatan. KA itu dimasinisi oleh Eko Bayu Saputra, 33, asal Malang. Lantaran jaraknya cukup dekat, tabrakan pun tak bisa dihindari. Truk tanpa muatan sempat terseret hingga sekitar lima meter.

Laju truk baru terhenti, setelah nyemplung ke sawah. “Pada saat berada di atas rel KA, truknya langsung berhenti. Kereta apinya dari arah utara sudah membunyikan klakson dan menyalakan lampu. Akhirnya terjadilah kecelakaan ini,” ujar Kamit, saksi yang juga warga sekitar.

Akibat tabrakan itu, satu korban tewas di lokasi kejadian. Ia adalah Supriyadi, penumpang truk. Ia alami luka kepala pecah, perut robek. Jenazahnya dievakuasi petugas ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol.

Sementara sang sopir truk Hanif Agustono alami luka pinggul kiri memar. Satu penumpang lainnya Muhtarromin, alami luka pundak kiri memar, tangan kiri robek, dan pinggang kiri robek.

Kedua korban luka-luka tersebut, oleh petugas dibantu warga sekitar dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwodadi. Truk yang juga alami kerusakan kaca depan pecah dan bodi samping kiri ringsek, baru bisa dievakuasi Jumat pagi (24/12). Itu setelah petugas mendatangkan truk derek ke lokasi.

“Penyebab kecelakaannya karena sopir truknya kurang hati-hati, saat melintas diatas perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu ini,” jelas Bripka Reka, anggota Poslantas Purwodadi. (zal/mie)

 

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/