alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Survei Dulu sebelum Bangun Baru Jembatan Andonosari

TUTUR, Radar BromoPemkab Pasuruan dan Pemdes Andonosari menyurvei jembatan desa setempat yang roboh akibat gerusan air hujan. Jembatan yang berlokasi di Dusun Arjosari, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, itu segera dibangun lagi. Anggaran Rp 275 juta siap.

Selama ini, jembatan tersebut merupakan akses penting warga dua dusun. Yaitu, Dusun Arjosari dan Krajan 3. Setelah roboh beberapa waktu lalu, di lokasi dibangun jembatan darurat dari bambu. Warga masih bisa melewati jalur tersebut hanya dengan kendaraan roda dua.

Rabu (23/2), tim teknis dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan bersama Pemdes Andonosari turun ke lokasi. Mereka melihat kondisi lapangan untuk rencana membangun kembali jembatan yang roboh itu.

ASESMEN: Tim dinas PU bina marga dan perangkat Desa Andonosari meninjau lokasi Jembatan Arjosari yang roboh. (Foto: Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

”Jembatan Arjosari yang roboh segera dibangun. Dialokasikan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) sekitar Rp 275 juta,” ungkap Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Ahmad Sidik.

Jembatan itu setinggi 3 meter, lebar 4 meter, dan bentang 6 meter. Rencana konstruksinya masih dievaluasi lebih dulu. ”Jembatannya nanti bisa baja dan bisa juga beton,” jelasnya.

TUTUR, Radar BromoPemkab Pasuruan dan Pemdes Andonosari menyurvei jembatan desa setempat yang roboh akibat gerusan air hujan. Jembatan yang berlokasi di Dusun Arjosari, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, itu segera dibangun lagi. Anggaran Rp 275 juta siap.

Selama ini, jembatan tersebut merupakan akses penting warga dua dusun. Yaitu, Dusun Arjosari dan Krajan 3. Setelah roboh beberapa waktu lalu, di lokasi dibangun jembatan darurat dari bambu. Warga masih bisa melewati jalur tersebut hanya dengan kendaraan roda dua.

Rabu (23/2), tim teknis dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan bersama Pemdes Andonosari turun ke lokasi. Mereka melihat kondisi lapangan untuk rencana membangun kembali jembatan yang roboh itu.

ASESMEN: Tim dinas PU bina marga dan perangkat Desa Andonosari meninjau lokasi Jembatan Arjosari yang roboh. (Foto: Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

”Jembatan Arjosari yang roboh segera dibangun. Dialokasikan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) sekitar Rp 275 juta,” ungkap Kabid Pemeliharaan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Ahmad Sidik.

Jembatan itu setinggi 3 meter, lebar 4 meter, dan bentang 6 meter. Rencana konstruksinya masih dievaluasi lebih dulu. ”Jembatannya nanti bisa baja dan bisa juga beton,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/