Trip Launching GSS Didukung Duta Bangsa Transportasi

BELAKANGAN ini banyak bermunculan klub-klub gowes. Salah satunya adalah komunitas Gowes Sedulur Saklawase (GSS). Klub gowes yang bermarkas di Dusun Wetan Embong, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, ini resmi di-launching Minggu (20/9).

Acara launching GSS sendiri terasa spesial, sebab dikemas melalui trip gowes menyusuri objek wisata yang ada di kawasan Malang Selatan. Startnya dari Masjid Cheng Hoo Gua Cina Malang dan finis di Pantai Balekambang.

Di sepanjang rute, rombongan GSS menyempatkan diri singgah di titik-titik wisata. Di antaranya Gua Cina, Bajol Mati, Pantai Ungapan, Pantai Ngudel, dan Batu Bekung.

Selain diikuti oleh 100 goweser yang tergabung di GSS, trip launching juga diikuti goweser dari Pandaan, Gempol, Kota Pasuruan, dan Malang.

LAUNCHING: Trip gowes dalam rangka launching GSS mengambil finis di kawasan Pantai Balekambang.

 

Pembina dan Penasihat GSS Sutadjianto mengatakan, trip gowes bertujuan menambah imun dan menambah pengalaman sekaligus refreshing bagi anggotanya. “Ke depan kami sudah rencanakan trip-trip dengan rute-rute lainnya dan kami jadikan agenda rutin,” jelas Sutadjianto. GSS sendiri sejatinya sudah berdiri sejak tanggal 1 Agustus 2020 yang lalu.

Trip gowes launching GSS juga mendapat dukungan sepenuhnya dari perusahaan transportasi PT Duta Bangsa Transportasi. Bentuk dukungannya melalui penyediaan sarana angkutan bagi GSS menuju titik pemberangkatan gowes.

INOVASI: PT Duta Bangsa Transportasi menghadirkan Bus Gowes yang mampu mengakomodasi penghobi gowes.

 

PT Duta Bangsa Transportasi sendiri terus berinovasi terutama menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya menghadirkan ‘’Bus Gowes’’ yang diyakini bisa memfasilitasi komunitas gowes.

“Biasanya sepedanya naik di atas truk, nah kami ingin mengakomodasi dengan fasilitas yang lebih nyaman dengan menggunakan bus,” kata Ludfil Chakim, manajer PT Duta Bangsa Transportasi.

Ludfil menambahkan sepeda yang diangkut dimasukkan ke dalam kabin bus. “Sehingga, bisa dipastikan sepeda aman, tidak terkena hujan ataupun panas saat perjalanan menuju ke titik pemberangkatan,” tambah Ludfil. (unt/adv)