alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Mobil Sudah Bisa Melintas di Tanjakan Tunggangan Tutur

TUTUR, Radar Bromo – Evakuasi material longsoran tanah di tebing tanjakan Tunggangan, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, hampir tuntas. Rabu (22/6), jalan yang terkubur longsoran semakin terbuka. Bahkan, mobil sudah bisa lewat.

Kabid Bina Konstruksi Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan Listiyani memperkirakan, evakuasi tersisa 10 persen saja. Sudah masuk tahap finishing. Evakuasi berjalan optimal karena cuaca cerah. Sebelumnya, evakuasi terkendala cuaca yang sering hujan. Posisi medan juga sulit karena jalan licin.

”Sekarang, selain motor, akses jalannya bisa dilalui mobil dan truk. Bergantian, tetap harus hati-hati karena masih licin,” terangnya. Listiyani menambahkan, pembersihan sisa material tanah yang masih menempel di aspal dilakukan secara manual. Dengan tenaga manusia. Hari ini ditarget tuntas atau 100 persen.

OPTIMAL: Alat berat milik Pemkab Pasuruan yang mengevakuasi longsoran di Desa Tlogosari. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Untuk plengsengan di lokasi, lanjut dia, pembangunan fisik diperkirakan sepanjang 5 sampai 6 meter. Total konstruksi plengsengan mencapai setinggi 2,5 meter dan panjang sekitar 60 meter. Kewenangan perbaikan ada di Kabupaten Pasuruan juga. Perbaikan plengsengan yang rusak akan diawali survei lokasi. ”Realisasinya menunggu evaluasinya tuntas,” tegasnya.

Selain faktor medan yang sulit, kendala lain proses evakuasi longsoran di tanjakan Tunggangan adalah jumlah alat berat. Kapolsek Nongkojajar AKP Kusmani menyoroti kurangnya backhoe yang dikerahkan Pemkab Pasuruan.

TUTUR, Radar Bromo – Evakuasi material longsoran tanah di tebing tanjakan Tunggangan, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, hampir tuntas. Rabu (22/6), jalan yang terkubur longsoran semakin terbuka. Bahkan, mobil sudah bisa lewat.

Kabid Bina Konstruksi Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan Listiyani memperkirakan, evakuasi tersisa 10 persen saja. Sudah masuk tahap finishing. Evakuasi berjalan optimal karena cuaca cerah. Sebelumnya, evakuasi terkendala cuaca yang sering hujan. Posisi medan juga sulit karena jalan licin.

”Sekarang, selain motor, akses jalannya bisa dilalui mobil dan truk. Bergantian, tetap harus hati-hati karena masih licin,” terangnya. Listiyani menambahkan, pembersihan sisa material tanah yang masih menempel di aspal dilakukan secara manual. Dengan tenaga manusia. Hari ini ditarget tuntas atau 100 persen.

OPTIMAL: Alat berat milik Pemkab Pasuruan yang mengevakuasi longsoran di Desa Tlogosari. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Untuk plengsengan di lokasi, lanjut dia, pembangunan fisik diperkirakan sepanjang 5 sampai 6 meter. Total konstruksi plengsengan mencapai setinggi 2,5 meter dan panjang sekitar 60 meter. Kewenangan perbaikan ada di Kabupaten Pasuruan juga. Perbaikan plengsengan yang rusak akan diawali survei lokasi. ”Realisasinya menunggu evaluasinya tuntas,” tegasnya.

Selain faktor medan yang sulit, kendala lain proses evakuasi longsoran di tanjakan Tunggangan adalah jumlah alat berat. Kapolsek Nongkojajar AKP Kusmani menyoroti kurangnya backhoe yang dikerahkan Pemkab Pasuruan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/