alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Saturday, 31 October 2020

Sidak Proyek TPA Wonokerto, Dewan Soroti Spesifikasi Besi

BANGIL, Radar Bromo – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, menjadi perhatian legislatif. Kemarin (21/9), sejumlah anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek.

Sidak itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan TPA senilai Rp 15 miliar itu berjalan dengan baik. Tidak banyak temuan berarti dalam sidak tersebut. Namun, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Hermadi, sempat marah-marah.

Ia bahkan meminta pekerja untuk menggali fondasi gedung pertemuan yang tengah digarap di TPA setempat. “Saya ingin tahu kedalamannya. Mana linggis. Ayo gali,” timpal Hermadi.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini menguraikan, sidak tersebut dilakukan untuk memantau pembangunan TPA Wonokerto. Pasalnya, selain anggaran yang dialokasikan besar, juga pentingnya keberadaan TPA tersebut bagi masyarakat.

Karena itu, pembangunan TPA Wonokerto tidak boleh asal-asalan. “Kami ingin mengetahui, sejauh mana pembangunannya. Mengingat, anggaran yang dialokasikan besar, mencapai Rp 15 miliar. Dan lagi, TPA ini merupakan proyek strategis, seiring dengan kebutuhannya yang sangat mendesak. Makanya, kami datang ke sini untuk memastikan agar pelaksanaan pembangunan TPA ini sesuai,” bebernya.

Dalam pantauan yang dilakukan, ada beberapa temuan yang didapati komisinya. Selain progresnya yang tak jelas, progres pekerjaan yang tidak disajikan di lapangan, juga temuan spesifikasi yang dinilainya tak sesuai.

Spesifikasi yang dimaksud, berupa besi yang dinilai lebih rendah dari ketentuan. Seharusnya, menggunakan 12 mili. Namun ada yang menggunakan 10 mili. “Sementara, hanya itu temuan kami. Ada spek besi yang seharusnya dipasang 12 mili, tapi malah dipasang 10 mili,” bebernya.

Pihaknya pun berencana untuk melakukan pemanggilan pelaksana. “Kami akan melakukan pemanggilan terhadap pelaksana dan juga DLH, sebagai monitoring proyek strategis tersebut,” tandasnya.

Di sisi lain, M. Munandar, estimator PT Era Mustika Kawan (KSO pelaksana) menguraikan, progres pekerjaan sebenarnya disediakan di ruang direksi. Memang tidak semuanya dipasang karena keterbatasan tempat.

“Tapi, schedule dan progres pekerjaan secara umum, kami sediakan dan kami pampang di direksi yang berada di lokasi proyek. Sejauh ini, sudah 44 persen pekerjaan direalisasikan,” jelasnya.

Berkaitan dengan besi pada overstek untuk kolom praktis, memang terdapat miskomunikasi antara tukang dengan mandor proyek. Sehingga, ada besi yang dinilai tak sesuai ukuran, yakni 10 milimeter.

Namun, ia menegaskan, kalau besi yang terpasang itu bukan pada bagian tulangan yang tertanam. “Akan kami ganti secepatnya. Memang ada miskomunikasi, sehingga ada besi yang dianggap milimeternya kurang itu, ikut terpasang. Tapi, secara keseluruhan, semuanya sudah sesuai. Bisa dicek. Kami tidak mau sembarangan dalam mengerjakan proyek ini,” sambung dia.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto tak memberikan banyak komentar berkaitan dengan temuan tersebut. Ia hanya menyampaikan bakal mempertanyakan ke PPK terlebih dahulu berkaitan dengan pelaksanaan proyek tersebut. “Nanti saya tanyakan ke PPK-nya dulu, Mas,” ungkap Heru singkat. (one/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.