alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Median Jalan di Sengonagung Purwosari Hampir Rata dengan Aspal

PURWOSARI, Radar BromoMedian jalan nasional jurusan Surabaya–Malang dan sebaliknya dinilai terlalu rendah. Terutama titik jalan di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari. Tidak hanya median jalan, tetapi juga tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi setempat.

”Seharusnya posisi median minimal 30–40 sentimeter. Tapi, median di Sengonagung ini hampir rata dengan aspal,” kata Kaposlantas Purwosari Aiptu Harnadi.

Menurut dia, posisi median jalan sangatlah memengaruhi keamanan. Apalagi, lokasinya berada di ruas jalan nasional. Setiap hari jalan itu ramai oleh kendaraan, terutama kendaraan berat atau tonase besar. Harnadi berharap median jalan itu ditinggikan sesuai standar.

”Minimal pengguna jalan tahu batas jalan. Kalau terjadi laka lantas, kendaraan tidak langsung pindah masuk ke jalur berlawanan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kaur Tata Usaha Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Daniel Richard mengatakan usulan poslantas itu ditampung dan diakomodasi. ”Namun, realisasi peninggiannya belum bisa tahun ini. Kami upayakan tahun depan,” ucap Daniel. (zal/far)

PURWOSARI, Radar BromoMedian jalan nasional jurusan Surabaya–Malang dan sebaliknya dinilai terlalu rendah. Terutama titik jalan di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari. Tidak hanya median jalan, tetapi juga tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi setempat.

”Seharusnya posisi median minimal 30–40 sentimeter. Tapi, median di Sengonagung ini hampir rata dengan aspal,” kata Kaposlantas Purwosari Aiptu Harnadi.

Menurut dia, posisi median jalan sangatlah memengaruhi keamanan. Apalagi, lokasinya berada di ruas jalan nasional. Setiap hari jalan itu ramai oleh kendaraan, terutama kendaraan berat atau tonase besar. Harnadi berharap median jalan itu ditinggikan sesuai standar.

”Minimal pengguna jalan tahu batas jalan. Kalau terjadi laka lantas, kendaraan tidak langsung pindah masuk ke jalur berlawanan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kaur Tata Usaha Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Daniel Richard mengatakan usulan poslantas itu ditampung dan diakomodasi. ”Namun, realisasi peninggiannya belum bisa tahun ini. Kami upayakan tahun depan,” ucap Daniel. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/