alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Wisata di Kab Pasuruan Sepi selama Ramadan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PRIGEN, Radar Bromo – Ramadan sudah berjalan lebih dari sepekan. Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Pasuruan tetap beroperasi. Baik di kawasan wisata Prigen, Purwodadi, Pandaan, Sukorejo, Purwosari, dan sebagainya. Pengunjung sepi.

”Pengunjung tempat wisata turun drastis selama Ramadan. Sama seperti tahun sebelumnya. Apalagi saat ini masih pandemi,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) Pasuruan Fuji Subagiyo.

Selama Ramadan, saat weekday, penurunan pengunjung wisata mencapai hingga 50 persen lebih. Sedangkan saat weekend, turunnya sekitar 25–20 persen. ”Ini terlihat sejak awal Ramadan untuk tahun sekarang,” ujar pria asal Prigen tersebut.

Dari mana para wisatawan datang? Subagiyo menyebut, kebanyakan dari sekitar Pasuruan. Baik kota maupun kabupaten. Pengunjung dari luar daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya tetap ada. Tapi, jumlahnya tak banyak.

”Sekarang ini, pengunjung tetap lebih banyak warga lokal Pasuruan. Mendekati Lebaran dan Lebaran, biasanya mulai menggeliat lagi pengunjungnya,” katanya.

Selama Ramadan, juga tidak semua tempat wisata buka. Ada yang memilih tutup sementara atau tidak beroperasi. Salah satunya, Kebun Kurma di Sukorejo dan Saygon Waterpark di Purwosari.

Rusti Widayati, owner Kebun Kurma dan Saygon Waterpark, mengakui pengunjung memang sepi selama Ramadan. Tempat wisata ditutup agar biaya operasional tidak membengkak. Setelah liburan ramai, baru buka lagi. ”Beroperasi lagi saat Lebaran nanti,” tutur Rusti. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

PRIGEN, Radar Bromo – Ramadan sudah berjalan lebih dari sepekan. Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Pasuruan tetap beroperasi. Baik di kawasan wisata Prigen, Purwodadi, Pandaan, Sukorejo, Purwosari, dan sebagainya. Pengunjung sepi.

”Pengunjung tempat wisata turun drastis selama Ramadan. Sama seperti tahun sebelumnya. Apalagi saat ini masih pandemi,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) Pasuruan Fuji Subagiyo.

Selama Ramadan, saat weekday, penurunan pengunjung wisata mencapai hingga 50 persen lebih. Sedangkan saat weekend, turunnya sekitar 25–20 persen. ”Ini terlihat sejak awal Ramadan untuk tahun sekarang,” ujar pria asal Prigen tersebut.

Mobile_AP_Half Page

Dari mana para wisatawan datang? Subagiyo menyebut, kebanyakan dari sekitar Pasuruan. Baik kota maupun kabupaten. Pengunjung dari luar daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya tetap ada. Tapi, jumlahnya tak banyak.

”Sekarang ini, pengunjung tetap lebih banyak warga lokal Pasuruan. Mendekati Lebaran dan Lebaran, biasanya mulai menggeliat lagi pengunjungnya,” katanya.

Selama Ramadan, juga tidak semua tempat wisata buka. Ada yang memilih tutup sementara atau tidak beroperasi. Salah satunya, Kebun Kurma di Sukorejo dan Saygon Waterpark di Purwosari.

Rusti Widayati, owner Kebun Kurma dan Saygon Waterpark, mengakui pengunjung memang sepi selama Ramadan. Tempat wisata ditutup agar biaya operasional tidak membengkak. Setelah liburan ramai, baru buka lagi. ”Beroperasi lagi saat Lebaran nanti,” tutur Rusti. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2