alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gerebek Balap Liar Pandaan Jelang Subuh, Dapatnya Ini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN, Radar Bromo – Razia balap liar juga digelar di sepanjang ruas jalan R.A. Kartini tepatnya depan rumah makan Ikan Bakar Cianjur (IBC), Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.

Di lokasi yang selama ini menjadi tempat favorit balap itu, polisi juga mengamankan puluhan motor.

Biasanya balap liar digelar malam, dan paling sering saat weekend. Namun Satlantas Polres Pasuruan mulai menggelar razia pukul 02.00-03.00.

“Saat berkumpul di lokasi, tengah berlangsung balap liar. Seketika itu langsung kami kepung, dari sisi selatan dan utara jalan. Berhasil mengamankan sedikitnya 20 motor,” beber Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika Mizaldi Lubis.

Sesaat setelah terjaring petugas, satu per satu motor tersebut didorong menuju Pos Lantas Taman Dayu yang berjarak sekitar 300 meter. Para pemiliknya jalan kaki mendorong motor dengan kondisi mesin mati. Mereka dikawal dan ketika sampai di Pos Lantas Taman Dayu, satu per satu pengendara dan juga pemotornya didata petugas.

Sebelum balik pulang ke rumah masing-masing, para pengendaranya sempat diberi pembinaan dan pengarahan petugas. Salah satunya juga disanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional lainnya.

“Pengendara motornya kami persilakan pulang. Sementara untuk unit motornya diamankan ke mapolres dini hari itu juga,” ungkapnya.

Razia aksi balap liar skala besar di Pandaan tersebut, kata kasat, dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga sekitar dan pengguna jalan. Acapkali pengguna jalan merasa terganggu karena ada balap liar. Selain itu, juga sekaligus menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak kendaraannya yang tak lengkap. Sebagian di antaranya bahkan protolan, serta tanpa dilengkapi surat kelengkapan kendaraan dimiliki, seperti SIM dan STNK.

“Pemilik kendaraan bisa mengambilnya, dengan catatan didampingi orang tua masing-masing. Karena sebagian besarnya masih di bawah umur. Termasuk juga melengkapi kelengkapan kendaraannya, serta menunjukkan surat-suratnya pula,” katanya. (zal/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN, Radar Bromo – Razia balap liar juga digelar di sepanjang ruas jalan R.A. Kartini tepatnya depan rumah makan Ikan Bakar Cianjur (IBC), Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.

Di lokasi yang selama ini menjadi tempat favorit balap itu, polisi juga mengamankan puluhan motor.

Biasanya balap liar digelar malam, dan paling sering saat weekend. Namun Satlantas Polres Pasuruan mulai menggelar razia pukul 02.00-03.00.

Mobile_AP_Half Page

“Saat berkumpul di lokasi, tengah berlangsung balap liar. Seketika itu langsung kami kepung, dari sisi selatan dan utara jalan. Berhasil mengamankan sedikitnya 20 motor,” beber Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika Mizaldi Lubis.

Sesaat setelah terjaring petugas, satu per satu motor tersebut didorong menuju Pos Lantas Taman Dayu yang berjarak sekitar 300 meter. Para pemiliknya jalan kaki mendorong motor dengan kondisi mesin mati. Mereka dikawal dan ketika sampai di Pos Lantas Taman Dayu, satu per satu pengendara dan juga pemotornya didata petugas.

Sebelum balik pulang ke rumah masing-masing, para pengendaranya sempat diberi pembinaan dan pengarahan petugas. Salah satunya juga disanksi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional lainnya.

“Pengendara motornya kami persilakan pulang. Sementara untuk unit motornya diamankan ke mapolres dini hari itu juga,” ungkapnya.

Razia aksi balap liar skala besar di Pandaan tersebut, kata kasat, dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga sekitar dan pengguna jalan. Acapkali pengguna jalan merasa terganggu karena ada balap liar. Selain itu, juga sekaligus menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak kendaraannya yang tak lengkap. Sebagian di antaranya bahkan protolan, serta tanpa dilengkapi surat kelengkapan kendaraan dimiliki, seperti SIM dan STNK.

“Pemilik kendaraan bisa mengambilnya, dengan catatan didampingi orang tua masing-masing. Karena sebagian besarnya masih di bawah umur. Termasuk juga melengkapi kelengkapan kendaraannya, serta menunjukkan surat-suratnya pula,” katanya. (zal/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2