alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Rencana Wisata Embung Kertosari Masih Terkendala Anggaran

PURWOSARI, Radar BromoPemanfaatan Embung Kertosari di Dusun Gunungsari, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, untuk jadi wisata air, sejauh ini masih sebatas rencana. Faktor ketersediaan anggaran jadi salah satu kendala mewujudkan rencana itu.

Embung Kertosari sendiri sejatinya cukup potensial untuk dijadikan tempat wisata. Memiliki luas sekitar 2,5 hektare, embung yang dibangun pada 2009 lalu sejauh ini dimanfaatkan untuk mengairi puluhan hektare sawah di kawasan setempat.

Sejak dioperasionalkan 2020 silam, embung setempat tak pernah kering. Areal setempat juga cukup mudah dijangkau dan memiliki area yang luas untuk dimanfaatkan parkir.

Wacana untuk menjadikan kawasan setempat sebagai wisata tirta sudah mencuat sejak lama. “Pemanfaatan embung ini juga menjadi wisata air sudah lama menjadi cita-cita kami, masyarakat Desa Kertosari. Utamanya di sekitar embung berada. Karena terkendala anggaran, di lapangan belum juga terealisasi,” kata Nurhadi Suseno, salah seorang tokoh masyarakat di desa setempat.

Beberapa tahun yang lalu, beberapa warga di sekitar embung sempat melakukan terobosan. Di antaranya menggelar event mancing, perahu getek, serta agenda yang bisa menarik wisatawan lainnya.

Tapi, agenda itu tak berlangsung lama. Malah, setelah itu kandas. Lagi-lagi terkendala dana. “Agar wisata air bisa terealisasi dan terwujud, warga dan pemdes harus di-support sepenuhnya oleh pemkab. Bisa berupa pendanaan, juga sarpras penunjang serta lainnya,” terang Samsuri, juru pelihara Embung Kertosari sekaligus pemuda setempat. (zal/mie)

PURWOSARI, Radar BromoPemanfaatan Embung Kertosari di Dusun Gunungsari, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, untuk jadi wisata air, sejauh ini masih sebatas rencana. Faktor ketersediaan anggaran jadi salah satu kendala mewujudkan rencana itu.

Embung Kertosari sendiri sejatinya cukup potensial untuk dijadikan tempat wisata. Memiliki luas sekitar 2,5 hektare, embung yang dibangun pada 2009 lalu sejauh ini dimanfaatkan untuk mengairi puluhan hektare sawah di kawasan setempat.

Sejak dioperasionalkan 2020 silam, embung setempat tak pernah kering. Areal setempat juga cukup mudah dijangkau dan memiliki area yang luas untuk dimanfaatkan parkir.

Wacana untuk menjadikan kawasan setempat sebagai wisata tirta sudah mencuat sejak lama. “Pemanfaatan embung ini juga menjadi wisata air sudah lama menjadi cita-cita kami, masyarakat Desa Kertosari. Utamanya di sekitar embung berada. Karena terkendala anggaran, di lapangan belum juga terealisasi,” kata Nurhadi Suseno, salah seorang tokoh masyarakat di desa setempat.

Beberapa tahun yang lalu, beberapa warga di sekitar embung sempat melakukan terobosan. Di antaranya menggelar event mancing, perahu getek, serta agenda yang bisa menarik wisatawan lainnya.

Tapi, agenda itu tak berlangsung lama. Malah, setelah itu kandas. Lagi-lagi terkendala dana. “Agar wisata air bisa terealisasi dan terwujud, warga dan pemdes harus di-support sepenuhnya oleh pemkab. Bisa berupa pendanaan, juga sarpras penunjang serta lainnya,” terang Samsuri, juru pelihara Embung Kertosari sekaligus pemuda setempat. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/