alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Rusak Parah, Tiga Ruang Kelas SDN Nogosari 1 Pandaan Dikosongkan

PANDAAN, Radar BromoSDN Nogosari I di Dusun Suket, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, terpaksa mengosongkan tiga ruang kelas di sekolah itu. Sebab, tiga ruang kelas itu rusak parah. Masing-masing ruang kelas 4, 5, dan 6.

Kerusakan di tiga ruangan itu sama. Bagian atap atau plafonnya jebol. Lalu, genteng ruangan itu banyak yang jatuh. Sehingga, kelas bocor saat hujan.

Kades Nogosari Iswahyudi mengatakan, kerusakan tiga ruang kelas itu terjadi sejak dua tahun terakhir. Dan, saat ini, kerusakannya tambah parah.

“Sepengetahuan kami, tiga ruang kelas itu rusak sejak 2020. Ruang kelas 6 dan 5 kerusakannya paling parah,” tutur Iswayudi.

Akibatnya, banyak orang tua atau wali murid pelajar SDN Nogosari I yang resah. Mereka khawatir peserta didik akan kena dampaknya. Sebab, saat ini sedang masuk puncak musim hujan.

“Plafonnya banyak yang jebol dan beberapa gentingnya jatuh. Jadi, saat hujan ya bocor. Masa harus dibiarkan seperti ini terus? Kami mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan segera turun tangan untuk memperbaiki,” kata Yudi, sapaan akrabnya.

Kasek SDN Nogosari I Sulismiati membenarkan kondisi tiga ruang kelas di sekolahnya yang rusak. Bahkan, karena saat ini kerusakannya kian parah, sekolah memutuskan untuk mengosongkan tiga ruangan tersebut.

Salah satu ruang kelas di SDN Nogosari 1 Pandaan yang dikosongkan karena plafonnya jebol dan atap rusak. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

Saat ini, ruang kelas 6 sudah dikosongkan. Untuk sementara, aktivitas belajar mengajar dipindah ke ruang perpustakaan. Sedangkan ruang kelas 4 dan 5 masih dipakai. Rencananya, dua ruang kelas itu akan dikosongkan mulai pekan depan.

“Rencananya, mulai pekan depan ruang kelas 5 dan 4 akan dikosongkan. Untuk kegiatan belajar mengajar, siswa kelas 5 dan 4 akan bergantian dengan siswa kelas 2 dan 3 mulai pekan depan,” ujarnya.

Menurut Susmiati, pihaknya sudah melaporkan kerusakan itu pada pengawas. Juga sudah melapor ke kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

“Informasi yang kami terima, kerusakan di sekolah kami akan diperbaiki melalui anggaran DAK tahun ini,” tuturnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga mengonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Hasbullah melalui telepon. Hasbullah menegaskan akan mengecek kerusakan yang terjadi. “Inggih, nanti biar kami cek,” ucapnya singkat. (zal/hn)

 

PANDAAN, Radar BromoSDN Nogosari I di Dusun Suket, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, terpaksa mengosongkan tiga ruang kelas di sekolah itu. Sebab, tiga ruang kelas itu rusak parah. Masing-masing ruang kelas 4, 5, dan 6.

Kerusakan di tiga ruangan itu sama. Bagian atap atau plafonnya jebol. Lalu, genteng ruangan itu banyak yang jatuh. Sehingga, kelas bocor saat hujan.

Kades Nogosari Iswahyudi mengatakan, kerusakan tiga ruang kelas itu terjadi sejak dua tahun terakhir. Dan, saat ini, kerusakannya tambah parah.

“Sepengetahuan kami, tiga ruang kelas itu rusak sejak 2020. Ruang kelas 6 dan 5 kerusakannya paling parah,” tutur Iswayudi.

Akibatnya, banyak orang tua atau wali murid pelajar SDN Nogosari I yang resah. Mereka khawatir peserta didik akan kena dampaknya. Sebab, saat ini sedang masuk puncak musim hujan.

“Plafonnya banyak yang jebol dan beberapa gentingnya jatuh. Jadi, saat hujan ya bocor. Masa harus dibiarkan seperti ini terus? Kami mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan segera turun tangan untuk memperbaiki,” kata Yudi, sapaan akrabnya.

Kasek SDN Nogosari I Sulismiati membenarkan kondisi tiga ruang kelas di sekolahnya yang rusak. Bahkan, karena saat ini kerusakannya kian parah, sekolah memutuskan untuk mengosongkan tiga ruangan tersebut.

Salah satu ruang kelas di SDN Nogosari 1 Pandaan yang dikosongkan karena plafonnya jebol dan atap rusak. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

Saat ini, ruang kelas 6 sudah dikosongkan. Untuk sementara, aktivitas belajar mengajar dipindah ke ruang perpustakaan. Sedangkan ruang kelas 4 dan 5 masih dipakai. Rencananya, dua ruang kelas itu akan dikosongkan mulai pekan depan.

“Rencananya, mulai pekan depan ruang kelas 5 dan 4 akan dikosongkan. Untuk kegiatan belajar mengajar, siswa kelas 5 dan 4 akan bergantian dengan siswa kelas 2 dan 3 mulai pekan depan,” ujarnya.

Menurut Susmiati, pihaknya sudah melaporkan kerusakan itu pada pengawas. Juga sudah melapor ke kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

“Informasi yang kami terima, kerusakan di sekolah kami akan diperbaiki melalui anggaran DAK tahun ini,” tuturnya.

Jawa Pos Radar Bromo juga mengonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Hasbullah melalui telepon. Hasbullah menegaskan akan mengecek kerusakan yang terjadi. “Inggih, nanti biar kami cek,” ucapnya singkat. (zal/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/