alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Anggaran Tak Cukup, Proyek Kantor Pasar Prigen Mandek

PRIGEN, Radar Bromo – Pekerjaan pembangunan kantor Pasar Prigen, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mandek. Bahkan, sudah terhenti sejak dua pekan lalu. Alasannya, anggarannya tidak mencukupi untuk menuntaskan pembangunan kantor pasar ini.

Sebelumnya, proyek yang berada di lantai dua ini digarap oleh CV Mitra Utama, dengan anggaran Rp 198.791.000. ternyata, anggaran ini hanya untuk membangun kontruksi baja dan bagian atap. Sedangkan, pembangunan dinding, seperti pemasangan bata, tangga, kusen, lantai, pintu, dan lain-lain tidak termasuk.

Karenanya, para pedagang yang berjualan di pasar daerah ini menilai pembangunannya mandek. “Padahal, nilainya lumayan besar, hampir Rp 200 juta. Tapi yang dikerjakan hanya kontruksi baja dan atapnya. Terus bangunan kantornya jadi seperti apa nantinya,” ujar Husnan, salah seorang pedagang.

Terpisah, Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, pembangunan kantor pasar ini terbentur dengan ketersediaan anggaran yang terbatas. Sehingga, anggaran ratusan juta itu hanya cukup untuk pemasangan konstruksi baja dan atap.

“Untuk item pekerjaan lainnya yang belum akan dikover dari P-APBD. Dananya sudah ada, sekitar Rp 200 juta dan tinggal realisasinya,” ujarnya. (zal/rud/fun)

PRIGEN, Radar Bromo – Pekerjaan pembangunan kantor Pasar Prigen, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mandek. Bahkan, sudah terhenti sejak dua pekan lalu. Alasannya, anggarannya tidak mencukupi untuk menuntaskan pembangunan kantor pasar ini.

Sebelumnya, proyek yang berada di lantai dua ini digarap oleh CV Mitra Utama, dengan anggaran Rp 198.791.000. ternyata, anggaran ini hanya untuk membangun kontruksi baja dan bagian atap. Sedangkan, pembangunan dinding, seperti pemasangan bata, tangga, kusen, lantai, pintu, dan lain-lain tidak termasuk.

Karenanya, para pedagang yang berjualan di pasar daerah ini menilai pembangunannya mandek. “Padahal, nilainya lumayan besar, hampir Rp 200 juta. Tapi yang dikerjakan hanya kontruksi baja dan atapnya. Terus bangunan kantornya jadi seperti apa nantinya,” ujar Husnan, salah seorang pedagang.

Terpisah, Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, pembangunan kantor pasar ini terbentur dengan ketersediaan anggaran yang terbatas. Sehingga, anggaran ratusan juta itu hanya cukup untuk pemasangan konstruksi baja dan atap.

“Untuk item pekerjaan lainnya yang belum akan dikover dari P-APBD. Dananya sudah ada, sekitar Rp 200 juta dan tinggal realisasinya,” ujarnya. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/