alexametrics
30.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Libur Idul Adha, Puluhan Mobil Dipaksa Putar Balik di Tol Pandaan  

PANDAAN, Radar BromoPenyekatan kendaraan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus jalan. Saat libur Idul Adha, pembatasan mobilitas kendaraan itu semakin diperketat. Petugas gabungan selalu stand by di lokasi, terutama pintu keluar jalan tol. Puluhan kendaraan dipaksa putar balik.

Personel gabungan itu terdiri atas anggota Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP. Mereka berjaga di exit Tol Pandaan, Kejapanan (Gempol), Sidowayah (Bangil), dan Purwodadi.

Kendaraan yang hendak masuk wilayah Polres Pasuruan diperiksa. Pagi dan siang kemarin (20/7), petugas memutarbalikkan puluhan kendaraan. Mereka baru keluar di exit tol.

”Meski libur nasional, penyekatan tidak boleh kendur. Sebaliknya, diperketat di masing-masing titik exit tol di wilayah kami,” tegas Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz didampangi Kasatlantas AKP Andhika Mizaldy Lubis.

Kendaraan yang baru keluar dikembalikan lagi masuk ke jalan tol. Ada sekitar 50 kendaraan. Sebagian besar merupakan mobil pribadi. Kebanyakan kendaraan datang dari arah utara, seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan sekitarnya. Mereka hendak masuk Pasuruan. Di antaranya, ke kawasan Pandaan dan Prigen.

Saat diperiksa petugas di pos penyekatan, para penumpang ternyata tidak melengkapi diri dengan surat-surat. Tidak membawa bukti vaksinasi, surat tugas, atau dokumen lain. Tujuannya juga tidak jelas. ”Seketika itu petugas langsung mengarahkannya untuk putar balik. Masuk ke tol lagi,” tegas Mizaldy.

Penyekatan kendaraan ini berlangsung dari 3 Juli lalu. Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. (zal/far)

 

 

PANDAAN, Radar BromoPenyekatan kendaraan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terus jalan. Saat libur Idul Adha, pembatasan mobilitas kendaraan itu semakin diperketat. Petugas gabungan selalu stand by di lokasi, terutama pintu keluar jalan tol. Puluhan kendaraan dipaksa putar balik.

Personel gabungan itu terdiri atas anggota Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP. Mereka berjaga di exit Tol Pandaan, Kejapanan (Gempol), Sidowayah (Bangil), dan Purwodadi.

Kendaraan yang hendak masuk wilayah Polres Pasuruan diperiksa. Pagi dan siang kemarin (20/7), petugas memutarbalikkan puluhan kendaraan. Mereka baru keluar di exit tol.

”Meski libur nasional, penyekatan tidak boleh kendur. Sebaliknya, diperketat di masing-masing titik exit tol di wilayah kami,” tegas Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz didampangi Kasatlantas AKP Andhika Mizaldy Lubis.

Kendaraan yang baru keluar dikembalikan lagi masuk ke jalan tol. Ada sekitar 50 kendaraan. Sebagian besar merupakan mobil pribadi. Kebanyakan kendaraan datang dari arah utara, seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan sekitarnya. Mereka hendak masuk Pasuruan. Di antaranya, ke kawasan Pandaan dan Prigen.

Saat diperiksa petugas di pos penyekatan, para penumpang ternyata tidak melengkapi diri dengan surat-surat. Tidak membawa bukti vaksinasi, surat tugas, atau dokumen lain. Tujuannya juga tidak jelas. ”Seketika itu petugas langsung mengarahkannya untuk putar balik. Masuk ke tol lagi,” tegas Mizaldy.

Penyekatan kendaraan ini berlangsung dari 3 Juli lalu. Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. (zal/far)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU