alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Pria di Purwodadi Meninggal Sekitar 5 Hari, Tidak Ada Yang Tahu

PURWODADI, Radar BromoNingsih penasaran. Warga Dusun Dawuhansengon, Kecamatan Purwodadi, itu tidak tahan mencium bau yang busuk dari rumah Sumantri, tetangganya. Dia lantas mengintip lewat jendela dan benar. Aroma mayat menyengat dari jasad lelaki 40 tahun tersebut.

Bersama tetangga, Ningsih pun segera melapor ke perangkat desa setempat sekitar pukul 06.30, Rabu (20/4). ”Dilihat dari kaca ruang tamu, korban meninggal telentang di lantai,” kata Kades Dawuhansengon Sugianto.

Sugianto pun segera melapor ke Mapolsek Purwodadi. Tak lama kemudian, petugas Polsek dan Puskesmas Purwodadi tiba di lokasi kejadian. Diketahui, Sumantri meninggal sekitar beberapa hari sebelumnya. Jasadnya menghitam. Keluar air dan belatung.

Menurut warga sekitar, korban selama ini tinggal seorang diri di rumahnya. Sudah sekitar lima hari terakhir tidak terlihat keluar. ”Biasanya sesekali masih terlihat,” tambah Kades Sugianto.

Petugas pun hendak mengevakuasi mayat korban dan melakukan visum. Namun, keluarga Sumantri menolak. Mereka menyatakan bisa menerima kematian yang bersangkutan.

”Kematian korban diduga karena sakit. Saat diperiksa, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” jelas Kanitreskrim Polsek Purwodadi Aipda Daikhil Akbar. (zal/far)

PURWODADI, Radar BromoNingsih penasaran. Warga Dusun Dawuhansengon, Kecamatan Purwodadi, itu tidak tahan mencium bau yang busuk dari rumah Sumantri, tetangganya. Dia lantas mengintip lewat jendela dan benar. Aroma mayat menyengat dari jasad lelaki 40 tahun tersebut.

Bersama tetangga, Ningsih pun segera melapor ke perangkat desa setempat sekitar pukul 06.30, Rabu (20/4). ”Dilihat dari kaca ruang tamu, korban meninggal telentang di lantai,” kata Kades Dawuhansengon Sugianto.

Sugianto pun segera melapor ke Mapolsek Purwodadi. Tak lama kemudian, petugas Polsek dan Puskesmas Purwodadi tiba di lokasi kejadian. Diketahui, Sumantri meninggal sekitar beberapa hari sebelumnya. Jasadnya menghitam. Keluar air dan belatung.

Menurut warga sekitar, korban selama ini tinggal seorang diri di rumahnya. Sudah sekitar lima hari terakhir tidak terlihat keluar. ”Biasanya sesekali masih terlihat,” tambah Kades Sugianto.

Petugas pun hendak mengevakuasi mayat korban dan melakukan visum. Namun, keluarga Sumantri menolak. Mereka menyatakan bisa menerima kematian yang bersangkutan.

”Kematian korban diduga karena sakit. Saat diperiksa, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” jelas Kanitreskrim Polsek Purwodadi Aipda Daikhil Akbar. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/