alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sepekan Ramadan, Armada-Penumpang Bus di Terminal Pandaan Turun

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN, Radar Bromo – Ramadan telah berjalan sepekan. Penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) masih sepi. Diyakini, tahun ini penumpang Lebaran juga turun.

Di Terminal Pandaan, penumpang jarang terlihat. Baik yang duduk atau berdiri di ruang tunggu. Dalam kendaraan umum pun sepi. Bus yang masuk terminal juga jarang. Jarak waktu ngetem satu dengan lain cukup lama. Baik dari arah Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya.

”Penumpang yang naik dan turun berkurang. Termasuk pula bus AKAP dan AKDP yang beroperasi juga turun,” jelas Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Dia memerinci, selama Ramadan, bus yang beroperasi maksimal 90–95 armada untuk AKDP. Sedangkan AKAP 6-8 armada. Sebelum Ramadan, bus AKDP yang beroperasi lebih dari 100 setiap hari. Untuk AKAP bisa di atas 10 bus.

Bagaimana dengan penumpangnya? Kriswantoro menyebutkan, penumpang bus yang naik dan turun di terminal selama Ramadan maksimal sekitar 287 dan 225 orang. Padahal, sebelum Ramadan, jumlahnya bisa mencapai masing-masing 325 dan 280 orang.

”Setiap hari terus kami pantau dan monitor. Hasilnya memang seperti itu,” tuturnya. Ditanya soal faktor yang memengaruhi penurunan armada bus, Kriswantoro menyebut lebih sebagai pengaruh masa pandemi. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN, Radar Bromo – Ramadan telah berjalan sepekan. Penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) masih sepi. Diyakini, tahun ini penumpang Lebaran juga turun.

Di Terminal Pandaan, penumpang jarang terlihat. Baik yang duduk atau berdiri di ruang tunggu. Dalam kendaraan umum pun sepi. Bus yang masuk terminal juga jarang. Jarak waktu ngetem satu dengan lain cukup lama. Baik dari arah Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya.

”Penumpang yang naik dan turun berkurang. Termasuk pula bus AKAP dan AKDP yang beroperasi juga turun,” jelas Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Mobile_AP_Half Page

Dia memerinci, selama Ramadan, bus yang beroperasi maksimal 90–95 armada untuk AKDP. Sedangkan AKAP 6-8 armada. Sebelum Ramadan, bus AKDP yang beroperasi lebih dari 100 setiap hari. Untuk AKAP bisa di atas 10 bus.

Bagaimana dengan penumpangnya? Kriswantoro menyebutkan, penumpang bus yang naik dan turun di terminal selama Ramadan maksimal sekitar 287 dan 225 orang. Padahal, sebelum Ramadan, jumlahnya bisa mencapai masing-masing 325 dan 280 orang.

”Setiap hari terus kami pantau dan monitor. Hasilnya memang seperti itu,” tuturnya. Ditanya soal faktor yang memengaruhi penurunan armada bus, Kriswantoro menyebut lebih sebagai pengaruh masa pandemi. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2